Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengawasan Pemilu. Materi yang disampaikan mencakup pencegahan pelanggaran, mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran, penyelesaian sengketa proses Pemilu, penguatan jaringan masyarakat, pengawasan partisipatif berbasis digital, hingga pengembangan gerakan pengawasan partisipatif yang efektif.
Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, Bawaslu juga melakukan evaluasi melalui pretest sebelum kegiatan pembelajaran dimulai dan posttest setelah seluruh materi diberikan. Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan untuk perbaikan dan penyempurnaan kegiatan serupa di masa mendatang.
Dengan adanya kader muda dari Saka Adhyasta Pemilu, Bawaslu Batang optimistis pengawasan Pemilu 2029 akan semakin kuat dan partisipatif, serta mampu menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat. (nov)
