Asap Pembakaran Sampah Tutupi Pantura Rembun, Jarak Pandang Pengendara Tinggal 10 Meter

Asap Pembakaran Sampah Tutupi Pantura Rembun, Jarak Pandang Pengendara Tinggal 10 Meter
ASAP TEBAL: Jalur Pantura Rembun sempat tertutup asap tebal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

SIWALAN, RADARPEKALONGAN.ID – Kepulan asap tebal akibat pembakaran sampah di tepi Jalur Pantura wilayah Rembun, Kabupaten Pekalongan, sempat membahayakan keselamatan pengguna jalan, Senin (13/7/2026) petang.

Asap yang melintas hingga ke badan jalan membuat jarak pandang pengendara turun drastis hingga sekitar 10 meter, sehingga berpotensi memicu kecelakaan di jalur nasional yang dikenal padat kendaraan.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas piket Pos Lantas Pait Satlantas Polres Pekalongan langsung menuju lokasi. Bersama petugas keamanan (sekuriti) Delta Tekstil, polisi melakukan pemadaman secara manual terhadap titik pembakaran hingga api berhasil dipadamkan dan asap berangsur hilang.

Baca Juga:Kapolres Pekalongan Kota Sambangi Kodim dan Kejari, Pererat Sinergi Lintas InstitusiPenyandang Tuli-ATS Antusias Ikuti Pelatihan Barista di SKB Pekalongan

Setelah kepulan asap hilang, arus lalu lintas kembali normal dan tidak terjadi kecelakaan maupun kemacetan akibat peristiwa tersebut. Kondisi ini menjadi kelegaan bagi pengguna jalan yang melintas di jalur Pantura pada waktu itu.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat karena kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kecepatan respons menjadi kunci dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat. Saat kami tiba di lokasi, asap hasil pembakaran sampah telah menutupi badan jalan sehingga jarak pandang pengendara hanya sekitar 10 meter,” kata dia.

Kondisi ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, terlebih di Jalur Pantura yang memiliki volume kendaraan cukup tinggi dan banyak dilalui kendaraan berat seperti truk dan bus. “Berkat sinergi dengan petugas sekuriti Delta Tekstil, api berhasil dipadamkan dan situasi kembali aman serta kondusif,” ujarnya.

Warsito mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah di sekitar badan jalan maupun lokasi lain yang dapat mengganggu visibilitas pengguna jalan.

Pembakaran sampah sembarangan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa pengendara.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah di tepi jalan, khususnya di jalur utama. Keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama. Apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan lalu lintas, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat segera ditangani,” tegasnya. (had)

0 Komentar