Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID — Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Pekalongan menggelar kegiatan Jalan Sehat Inklusif dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional di Lapangan Jetayu, Kota Pekalongan, Minggu (19/7/2026).
Agenda olahraga massal yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, bersama Ketua Umum LKKS Kota Pekalongan, Inggit Soraya, tersebut diselenggarakan untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pemenuhan hak-hak anak, khususnya anak penyandang disabilitas.
Ketua Umum LKKS Kota Pekalongan, Inggit Soraya, mengungkapkan bahwa perhelatan skala besar ini juga bertujuan memperkenalkan peran LKKS yang saat ini membina 51 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di wilayah Kota Pekalongan.
Baca Juga:Tabrakan Beruntun di Pegandon Kendal, Pengendara Motor Asal Gubugsari Meninggal DuniaRibuan Warga Padati Alun-alun Kaliwungu Nobar Final Piala Dunia 2026, Ekonomi UMKM Bergelora
“Alhamdulillah, ini menjadi kegiatan pertama LKKS dengan skala besar dalam rangka Hari Anak Nasional. Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak, termasuk anak-anak disabilitas,” ujar Inggit Soraya, Minggu.
Antusiasme warga dalam menyemarakkan peringatan ini terbilang tinggi. Panitia yang awalnya hanya menyediakan 1.500 kupon terpaksa menambah cetakan hingga 7.500 kupon, di mana lebih dari 4.200 kupon berhasil terserap oleh masyarakat umum.
Acara yang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan Sekretaris Daerah Kota Pekalongan ini dirangkaikan pula dengan bazar UMKM binaan LKS serta pembagian doorprize dari para sponsor pendukung.
Pada momentum peringatan Hari Anak Nasional ini, Inggit menekankan pentingnya komitmen kolektif dari seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan ruang tumbuh kembang anak yang ramah, aman, dan inklusif.
“Anak-anak memiliki hak yang sama dan harus kita lindungi bersama. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita jaga dari perundungan maupun bentuk kekerasan,” tegasnya.Melalui sinergi antara Pemkot Pekalongan dan LKKS, pemerintah daerah berharap iklim perlindungan anak di Kota Pekalongan semakin menguat, sehingga setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa diskriminasi. (nul)
