Tekan Beban Jarak Kerja, Pemkab Pekalongan Inventarisasi ASN demi Efisiensi Pelayanan

Tekan Beban Jarak Kerja, Pemkab Pekalongan Inventarisasi ASN demi Efisiensi Pelayanan
Istimewa. KETERANGAN - Plt Bupati Pekalongan Sukirman saat memberikan keterangan kepada awak media.
0 Komentar

Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan tengah melakukan inventarisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh lini sebagai bagian dari penataan organisasi dan optimalisasi sumber daya manusia (SDM).

Langkah ini diambil untuk menekan kendala efisiensi kerja sekaligus meningkatkan produktivitas pelayanan publik di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, menjelaskan bahwa inventarisasi difokuskan pada ASN yang lokasi tugasnya dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal atau domisili mereka.

Baca Juga:Pertahankan Predikat Informatif, Pemkot Pekalongan Bidik Target 10 Besar Keterbukaan Informasi Jawa TengahKucurkan Hibah Rp 20 Miliar, Pemkab Kendal Targetkan Pembangunan RSNU Selesai Akhir 2026

“ASN yang rumahnya terlalu jauh dengan lokasi tugas akan kami inventarisasi. Misalnya bertugas di Kecamatan Wiradesa tetapi rumahnya di Paninggaran, atau sebaliknya. Kondisi ini akan kami tata bersamaan dengan penataan jabatan tinggi,” ujar Sukirman, Kamis (23/7/2026).

Sukirman menuturkan, pemetaan ini akan berlanjut ke jenjang jabatan eselon berikutnya dan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan rotasi maupun mutasi pegawai sesuai kebutuhan instansi.

Penataan SDM tidak hanya menyasar sektor administratif, tetapi juga sektor krusial seperti pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes).

Ia menyebut masih menemukan ketimpangan distribusi tenaga kesehatan, seperti bidan dan perawat, antar-puskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Ada puskesmas yang jumlah bidannya cukup banyak, tetapi di puskesmas lain justru kekurangan. Kondisi ini kami tata agar distribusi tenaga kesehatan lebih merata,” tegasnya.

Sukirman menekankan bahwa langkah ini bukan semata pemindahan posisi kerja, melainkan strategi menjaga kebugaran dan fokus kerja para pegawai. Jarak tempuh harian yang terlalu jauh dinilai berpengaruh langsung pada tingkat kelelahan dan efisiensi ASN dalam melayani masyarakat. (yon)

0 Komentar