Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Aula BPKAD Kota Pekalongan, Selasa (21/7/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transparansi tata kelola pemerintahan sekaligus menargetkan Kota Pekalongan menembus jajaran 10 besar daerah paling terbuka di Jawa Tengah pada 2026.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menegaskan bahwa aksesibilitas publik terhadap kinerja dan penggunaan anggaran daerah merupakan amanat undang-undang yang wajib dipenuhi oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Juga:Sulap Kawasan Kumuh Jadi RTH dan Sodetan Banjir, Pemkab Batang Minta Pedagang Jalan Pattimura PindahSaluran Irigasi 600 Meter di Galih Kendal Dibangun, Petani Tembakau Sambut Baik
“Masyarakat harus bisa mengetahui dan mengakses apa yang sudah dilakukan pemerintah, termasuk program dan penggunaan anggaran. Saat ini Kota Pekalongan berada di peringkat 11 Jawa Tengah, target kami pada 2026 masuk 10 besar,” kata Afzan Arslan Djunaid, Selasa.
Wali Kota yang akrab disapa Aaf ini meminta jajarannya aktif memperbarui data secara berkala, baik di kanal situs resmi maupun media sosial instansi masing-masing, guna menjamin pelayanan informasi yang cepat dan akurat.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Indra Ashoka Mahendrayana, memaparkan bahwa Bimtek difokuskan pada penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK).
“DIP memuat informasi terbuka seperti program kerja dan laporan keuangan yang telah diaudit. Sementara DIK berisi data pribadi atau informasi terlindungi. Ini bentuk komitmen pelayanan transparan yang sesuai ketentuan hukum,” kata Indra Ashoka.
Indra mengapresiasi keberhasilan Pemkot Pekalongan yang mampu mempertahankan predikat “Informatif” selama tiga tahun berturut-turut berdasarkan evaluasi hingga tahun 2025.
Dengan konsistensi pembaruan data dan penguatan kapasitas PPID, Komisi Informasi optimistis Kota Pekalongan dapat mendongkrak peringkat ke jajaran 10 besar pada periode penilaian mendatang. (nul)
