KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Perhelatan Kendal Open Fair (KOF) 2026 yang berlangsung selama sepekan di kompleks Stadion Utama Kendal, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Senin (27/7/2026) malam.
Gelaran yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421 dan HUT Kemerdekaan RI ke-81 itu tak hanya sukses menarik perhatian publik, tetapi juga mencatatkan rekor baru dari sisi jumlah pengunjung maupun nilai transaksi ekonomi.
Berdasarkan data yang dihimpun panitia, total kunjungan selama tujuh hari penyelenggaraan mencapai 462.223 orang. Jumlah ini melonjak signifikan dibandingkan edisi sebelumnya pada 2025 yang hanya mencatat 381.058 pengunjung.
Baca Juga:Dominasi Turnamen Voli Mahasiswa di Jakarta, USM Kawinkan Gelar Juara Putra dan PutriUniversitas Semarang Sabet Penghargaan Kampus Terpercaya di Quality Education Program 2026
Lonjakan sebesar lebih dari 21 persen ini menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap ajang yang mengusung konsep kolaborasi antara pemerintahan, swasta, dan pelaku usaha lokal.
Tak hanya ramai pengunjung, gelaran KOF 2026 juga menorehkan capaian impresif dari sisi perputaran uang. Panitia mencatat nilai transaksi selama pekan pameran mencapai Rp60.657.500.184.000.
Angka ini tumbuh sekitar 1,2 persen dibanding capaian tahun lalu yang sebesar Rp59,93 miliar. Meski terhitung tipis, kenaikan itu dinilai sebagai sinyal positif bagi pemulihan dan penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Kendal dan sekitarnya.
Koordinator pelaksana KOF 2026, Toni Ari Wibowo, mengungkapkan bahwa ajang ini dirancang tidak hanya sebagai ruang pamer semata, tetapi juga medium promosi potensi daerah yang lebih masif.
“Kami ingin masyarakat luas mengenal capaian pembangunan, layanan publik, peluang investasi, hingga produk-produk kreatif dari Kendal dan Jawa Tengah secara umum,” ujarnya di sela-sela acara penutupan.
Sebanyak 298 peserta turut meramaikan KOF 2026, terdiri atas 65 instansi pemerintah daerah dan pusat, 25 perusahaan swasta dan BUMN/BUMD, serta 208 pelaku UMKM binaan lokal.
Mereka menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas, fesyen, kerajinan, hingga inovasi teknologi tepat guna. Kehadiran para peserta ini sekaligus membuktikan bahwa pameran lintas sektor masih menjadi instrumen efektif dalam menggerakkan roda ekonomi di tingkat kabupaten.
Baca Juga:Peringati Hari Anak Nasional, Kelurahan Jenggot Pekalongan Gelar Guyub PAUD Melatih KeberanianTekan Angka Kecelakaan Usia Muda, Satlantas Polres Pekalongan Latih 'Safety Riding' Siswa SMK
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai bahwa keberhasilan KOF 2026 bukan hanya soal angka statistik, melainkan juga cerminan meningkatnya partisipasi aktif masyarakat dan gotong royong antarelemen daerah.
