Mahasiswa KKN Ajak Siswa MI Salafiyah Kuripan Lor Belajar Pilah Sampah

Mahasiswa KKN Ajak Siswa MI Salafiyah Kuripan Lor Belajar Pilah Sampah
ISTIMEWA. PILAH SAMPAH - Siswa kelas V MI Salafiyah Kuripan Lor tampakkk semangat mengikuti kegiatan pungut daan pilah sampah.
0 Komentar

KOTA, RADARPEKALONGAN.ID — Sebanyak 40 siswa kelas V MI Salafiyah Kuripan Lor mengikuti kegiatan edukasi pemilahan sampah yang digagas oleh Kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah dan sekitarnya ini bertujuan menanamkan kesadaran ekologis kepada generasi muda sejak usia dini.

Dengan mengenakan pakaian seragam sekolah, para siswa terlihat antusias menyusuri area sekitar madrasah sambil memungut sampah yang berserakan. Mereka dibekali kantong plastik dan didampingi langsung oleh para mahasiswa KKN. Fokus pengumpulan diarahkan pada sampah plastik dan bahan anorganik lainnya yang masih memiliki potensi untuk didaur ulang.

Setelah proses pengumpulan selesai, para siswa diajak untuk memilah sampah berdasarkan jenis dan kondisinya. Sampah-sampah yang masih layak pakai kemudian dikelompokkan secara terpisah untuk dijadikan bahan baku pembuatan kerajinan tangan pada sesi pembelajaran berikutnya. Langkah ini sekaligus mengenalkan konsep ekonomi sirkular kepada anak-anak sejak dini.

Baca Juga:Bupati Kendal Ikuti Jamasan Soko Guru Masjid Agung, Simbol Lestarikan Warisan Wali SongoPeringatan HAN 2026, Wali Kota Semarang Dorong Anak Berani Bicara dan Lawan Kekerasan

Kepala MI Salafiyah Kuripan Lor, Moh Lutfi Maulana, mengapresiasi inisiatif para mahasiswa KKN dalam menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, pengenalan budaya hidup bersih dan pola pikir kreatif terhadap sampah sangat penting untuk dibiasakan sejak masa kanak-kanak.

“Kami berharap anak-anak terbiasa menjaga kebersihan lingkungan dan memahami bahwa sampah bukanlah akhir dari segalanya. Masih ada nilai manfaat yang bisa digali dari barang yang tampaknya sudah tidak terpakai,” ujar Lutfi saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kolaboratif yang melatih jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama antarsiswa. Mereka belajar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar tugas orang dewasa.

Sementara itu, Ketua Kelompok 3 KKN Integrasi UIN KH Abdurrahman Wahid di MI Salafiyah Kuripan Lor, Aulia Isdiyana, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesadaran ekologis di lingkungan pendidikan dasar.

“Kami ingin menanamkan kebiasaan baik kepada adik-adik kelas V agar mereka terbiasa memilah sampah dan melihat peluang dari barang bekas. Sampah yang terpilah bisa diolah menjadi kerajinan yang bernilai seni dan ekonomis,” jelas Aulia.

0 Komentar