Pemkot Pekalongan Perkuat Posyandu 6 SPM Lewat Bimtek Lintas Sektor

Pemkot Pekalongan Perkuat Posyandu 6 SPM Lewat Bimtek Lintas Sektor
ISTIMEWA. BIMTEK - Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu di Hotel Nirwana.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kota Pekalongan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Tim Pembina Posyandu di Hotel Nirwana, sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan dasar yang terintegrasi. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) agar layanan dasar semakin komprehensif dan mudah dijangkau masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti, menyampaikan bahwa peran Posyandu saat ini tidak lagi terbatas pada urusan kesehatan semata. Posyandu 6 SPM mencakup enam bidang layanan, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial.

Hingga saat ini, sebanyak 418 Posyandu di Kota Pekalongan telah dideklarasikan sebagai Posyandu 6 SPM dan telah memiliki Surat Keputusan (SK) masing-masing. Dari jumlah tersebut, empat Posyandu ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) yang mendapat dukungan operasional penuh. Para kader juga diperkenalkan dengan penanggung jawab (Person in Charge/PIC) di setiap bidang, sehingga laporan dan pengaduan warga dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga:Kebakaran Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Sukorejo Ludes TerbakarFKIP Unikal Desain Ulang Kurikulum Berbasis AI, Gandeng Mitra ASEAN-Inggris

“Pertemuan ini kami gagas untuk menyelaraskan seluruh bidang lintas sektor, mendorong partisipasi aktif masyarakat, serta mengoptimalkan fungsi Posyandu dalam mendukung pencapaian target SPM di Kota Pekalongan,” ujar Puji dalam sambutannya, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menegaskan bahwa transformasi ini mengubah citra Posyandu yang selama ini identik dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kini, Posyandu menjelma menjadi ruang pelayanan terpadu yang menjawab beragam kebutuhan dasar warga.

“Keberhasilan Posyandu 6 SPM tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Tim Pembina wajib aktif mendampingi, memonitor, dan memastikan setiap pengaduan masyarakat mendapat respons cepat,” tegas Inggit.

Dengan penguatan sinergi lintas sektor ini, Posyandu diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan menjadi pintu masuk utama pelayanan dasar terpadu di Kota Pekalongan. Pemkot optimistis langkah ini akan meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh.

0 Komentar