Ratusan Siswa Pekalongan Ikuti Lomba MAPSI, Integrasikan Ilmu Agama dan Keterampilan Digital

Ratusan Siswa Pekalongan Ikuti Lomba MAPSI, Integrasikan Ilmu Agama dan Keterampilan Digital
MALEKHA. PEMBUKAAN - Pemukulan gong oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Dr. Siti Nurul Izzah, M.Pd sebagai simbol dibukanya kegiatan MAPSI.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekalongan kembali menggelar Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat kota di Pekalongan, Jawa Tengah.

Ajang tahunan tersebut diikuti sekitar 500 hingga 600 peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kota Pekalongan guna membentuk generasi muda yang religius, berkarakter lokal, sekaligus cakap teknologi digital.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Dr. Siti Nurul Izzah, M.Pd., mengapresiasi tinggi sinergi panitia dan dewan juri yang berhasil mengawal jalannya kompetisi.

Baca Juga:Menanti 16 Tahun, TK Mashitoh Kebulen Pekalongan Resmi Kantongi Sertifikat Tanah WakafPemkab Batang Kebut Perda RTRW Kota Baru, LP2B Capai 88 Persen Amankan Pangan Daerah

“MAPSI bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan wadah integratif yang memadukan pengetahuan, keterampilan, serta kreativitas siswa dalam pendidikan agama Islam dan seni Islami,” kata Siti Nurul Izzah di Pekalongan.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kota Pekalongan, Karyono, M.Pd., menjelaskan bahwa ragam cabang lomba tahun ini dirancang untuk menguji wawasan spiritual sekaligus kecakapan abad ke-21.

Karyono merinci lima cabang utama yang dipertandingkan, yakni Tes Pengetahuan PAI dan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Khitobah, Kaligrafi, Rebana, serta Lomba Keterampilan Komputer Islami.

“Partisipasi sekolah sangat merata dari seluruh SD negeri dan swasta bernapas Islam. Kami ingin anak-anak tidak hanya mendalami nilai agama dan mempertahankan kearifan lokal, tetapi juga mampu menguasai pemanfaatan teknologi secara positif,” ujar Karyono. (mal)

0 Komentar