Kades Pidodo Kulon Sampaikan Aspirasi Perbaikan Tanggul Bodri ke Bupati Kendal

Kades Pidodo Kulon Sampaikan Aspirasi Perbaikan Tanggul Bodri ke Bupati Kendal
ABDUL GHOFUR. ASPIRASI - Kades Pidodo Kulon (mengenakan topi) menyampaikan aspirasi terkait usulan perbaikan tanggul Sungai Bodri di wilayah Pilangsari dalam pertemuan bersama pihak terkait, Selasa (4/8/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Persoalan infrastruktur tanggul Sungai Bodri kembali mengemuka dalam kunjungan kerja Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Rejomulyo, Desa Margorejo, Kecamatan Patebon, Selasa (4/8/2026).

Momen kunjungan itu dimanfaatkan oleh jajaran pemerintah desa setempat untuk menyampaikan secara langsung aspirasi warga terkait kondisi tanggul di kawasan Pilangsari yang dinilai kian memprihatinkan. Usulan tersebut disuarakan oleh Kepala Desa Pidodokulon, Didik Prastiawan, melalui fasilitasi Kepala Desa Margorejo.

Didik mengungkapkan bahwa tanggul Sungai Bodri di wilayah Pilangsari saat ini membutuhkan perhatian serius. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan tanggul tidak mampu menahan arus sungai saat debit air meningkat, sehingga berpotensi menimbulkan banjir serta abrasi yang mengancam permukiman warga dan lahan pertanian di sekitarnya.

Baca Juga:Petani Kendal Temukan Jasad Pria di Kebun Jati Perhutani Tersono BatangAKBP Hendry Pamit dari Kendal, AKBP Ratna Siap Lanjutkan Sinergi Kamtibmas

“Kondisi tanggul sudah sangat mengkhawatirkan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh satu desa, tetapi juga wilayah lain di Kecamatan Patebon. Kami khawatir luapan sungai bisa merusak pemukiman dan lahan produktif warga,” ujar Didik di lokasi kegiatan.

Selain menyoroti risiko bencana, ia juga menekankan bahwa kerusakan tanggul dapat memicu kerugian ekonomi yang lebih luas, mengingat sebagian besar masyarakat sekitar menggantungkan hidup pada sektor pertanian yang berada di bantaran sungai.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyatakan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti usulan itu. Langkah awal yang akan dilakukan adalah berkoordinasi dengan dinas teknis terkait guna meninjau langsung kondisi tanggul di lapangan serta mengkaji bentuk penanganan yang paling tepat.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pengecekan dan menetapkan langkah penanganan. Setiap aspirasi dari masyarakat pasti menjadi perhatian serius kami,” tegas Dyah.

Sementara itu, Kepala Desa Margorejo menilai bahwa kolaborasi antarpemerintah desa sangat penting dalam memperjuangkan kepentingan warga, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur yang bersifat mendesak dan menyangkut keselamatan publik. Ia menambahkan, persoalan tanggul Sungai Bodri merupakan isu lintas desa yang membutuhkan solusi kolektif.

Di sisi lain, Didik Prastiawan mengapresiasi peran Kepala Desa Margorejo yang telah memfasilitasi penyampaian aspirasi secara langsung kepada kepala daerah. Ia berharap agar usulan perbaikan tanggul di Pilangsari dapat segera direalisasikan dan masuk dalam skala prioritas pembangunan di Kabupaten Kendal.

0 Komentar