KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Jalanan Kabupaten Kendal disisir aparat kepolisian hingga dini hari. Puluhan personel Polres Kendal dan jajaran polsek diterjunkan dalam apel gabungan dan patroli skala besar untuk mengantisipasi balap liar, tawuran, serta kenakalan remaja, Minggu (9/8/2026) malam.
Sebanyak 47 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Apel digelar sekitar pukul 00.10 WIB di Mako Polsek Weleri dan dipimpin langsung Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si. Apel turut diikuti Wakapolres Kendal Kompol Tegoeh Boedi Prasetijo, personel Polsek Weleri, Cepiring, Kangkung, Gemuh, Rowosari, serta anggota Satreskrim Polres Kendal.
Titik Rawan Jadi Sasaran Utama
Dalam arahannya, Ratna meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat patroli pada jam-jam rawan. Sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi balap liar, tawuran, maupun tempat berkumpulnya kelompok remaja hingga larut malam menjadi sasaran utama operasi.
Baca Juga:Rumah Lansia di Singorojo Ludes Terbakar, Warga Berhamburan Padamkan ApiRSUD Bendan Target Akreditasi Paripurna, Wali Kota Saya Optimistis
“Polres Kendal tidak memberikan toleransi terhadap aksi tawuran. Setiap kejadian tawuran akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Ratna di hadapan para personel.
Usai apel, personel langsung bergerak melaksanakan patroli gabungan. Rute awal meliputi Mako Polsek Weleri, Lingkar Weleri, hingga Terminal Bahurekso. Selanjutnya, patroli dilanjutkan di wilayah hukum masing-masing polsek secara terkoordinasi.
Imbauan Kamtibmas dan Pembubaran Massa
Petugas menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan digunakan untuk balap liar dan tawuran. Selain melakukan pemantauan, polisi juga menyambangi masyarakat dan kelompok remaja yang masih berkumpul pada dini hari. Mereka diberikan imbauan kamtibmas serta diminta segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
Langkah preventif tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya gangguan keamanan yang berpotensi meresahkan masyarakat. Polres Kendal juga menginstruksikan personel untuk berkoordinasi dengan Satreskrim apabila menemukan tawuran yang melibatkan senjata tajam.
Penanganan tersebut diarahkan agar proses hukum terhadap pelaku dapat dilakukan secara tegas dan terukur. Patroli skala besar ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama pada jam-jam rawan di malam hari. (fur)
