PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – RSUD Bendan Kota Pekalongan menyatakan optimistis mampu mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna dalam Survei Akreditasi Rumah Sakit yang digelar Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP). Proses penilaian berlangsung secara daring pada 5 Agustus 2026 dan dilanjutkan dengan visitasi luring pada 10-11 Agustus 2026.
Tim surveior yang bertugas terdiri dari dua orang, yakni dr. Teguh Sukma Wibowo, M.M., FISQua dan Ns. Sunar, S.Kep., M.M. Keduanya melakukan penilaian langsung terhadap seluruh aspek pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Pekalongan tersebut.
Wali Kota Pekalongan, A. Afzan Arslan Djunaid yang akrab disapa Aaf, turun langsung menemui tim surveior di Aula RSUD Bendan, Senin (10/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar formalitas, melainkan proses peningkatan mutu yang harus dipersiapkan secara berkelanjutan.
Baca Juga:Peternak Kendal Bagikan 15.000 Ayam Gratis, Harga Pakan Meroket Telur AnjlokSemarak Merti Desa Perdana Purworejo, 12 RT Unjuk Kreativitas dan Rebutan Gunungan
“Dengan komitmen yang sudah kita jalani sekarang, saya yakin dan optimistis RSUD Bendan kembali lolos Paripurna,” ujar Aaf dengan penuh keyakinan.
Fasilitas Terus Ditingkatkan
Orang nomor satu di Kota Pekalongan itu mengungkapkan, Pemerintah Kota terus mendorong penguatan layanan kesehatan melalui berbagai upaya. Penambahan fasilitas, pengadaan alat kesehatan, serta pengembangan layanan spesialis seperti hemodialisis menjadi prioritas dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
“Ke depan, RSUD Bendan diharapkan mampu memenuhi seluruh kebutuhan pelayanan medis masyarakat sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” tegasnya.
Target tersebut sejalan dengan visi RSUD Bendan untuk menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya. Predikat Paripurna yang berhasil diraih pada tahun 2018 dan 2022 menjadi modal penting dalam mempertahankan standar pelayanan unggulan.
Komitmen Tingkatkan Mutu Layanan
Direktur RSUD Bendan, dr. Dwi Heri Wibawa, menjelaskan bahwa survei akreditasi bertujuan memastikan seluruh pelayanan telah memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Lebih dari itu, proses ini juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
“Kami menargetkan kembali meraih predikat Paripurna melalui berbagai persiapan yang telah dilakukan secara menyeluruh,” beber dr. Dwi Heri.
Seluruh jajaran RSUD Bendan, lanjutnya, berkomitmen menjadikan rumah sakit sebagai institusi yang terus berinovasi. Pelayanan yang aman, bermutu, dan terpercaya menjadi fokus utama dalam melayani masyarakat Kota Pekalongan maupun wilayah sekitarnya.
