Semarak Merti Desa Perdana Purworejo, 12 RT Unjuk Kreativitas dan Rebutan Gunungan

Semarak Merti Desa Perdana Purworejo, 12 RT Unjuk Kreativitas dan Rebutan Gunungan
ABDUL GHOFUR. UNJUK KREATIVITAS - Warga antusias berebut gunungan hasil bumi dalam rangkaian Merti Desa Purworejo, Ringinarum, Kendal, sebagai simbol syukur dan harapan keberkahan hasil bumi, Minggu (9/8/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Desa Purworejo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, untuk pertama kalinya menggelar tradisi Merti Desa dengan meriah. Sebanyak 12 Rukun Tetangga (RT) berpartisipasi dalam karnaval budaya, menampilkan kreativitas dan kearifan lokal sebagai bentuk ungkapan syukur atas berkah yang diterima sepanjang tahun.

Puncak acara yang paling dinantikan adalah tradisi rebutan gunungan hasil bumi. Gunungan yang berisi aneka komoditas pertanian tersebut menjadi simbol rasa terima kasih kepada Tuhan sekaligus harapan agar hasil panen mendatang semakin melimpah dan membawa keberkahan. Warga tampak antusias berebut isi gunungan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kegembiraan yang menyatu dalam tradisi turun-temurun.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong masyarakat yang bahu-membahu menyukseskan rangkaian Merti Desa yang berlangsung selama dua hari. Acara diisi dengan pertunjukan seni budaya, kegiatan keagamaan, sholawatan, dan doa bersama yang melibatkan seluruh elemen desa.

Baca Juga:Car Free Day Batang Makin Hidup dengan Layanan Perpustakaan Keliling Gratis Setiap MingguPartisipasi PAUD Kota Pekalongan Tembus 100 Persen, Biaya Terjangkau Jadi Kunci

“Merti desa ini tentunya sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas anugerah yang telah dilimpahkan kepada kita. Nikmat keselamatan, kesehatan, dan rezeki yang diberikan kepada kita semuanya,” ujar Dyah saat hadir dalam acara puncak, Minggu (9/8/2026) siang.

Ia juga menyoroti pentingnya tradisi ini dalam memperkuat ikatan sosial warga. Dyah memberikan apresiasi khusus kepada anggota DPRD Kendal Rizki Oktaviani yang turut mendukung pelaksanaan Merti Desa perdana, serta pemerintah desa dan masyarakat Purworejo yang bahu-membahu menyukseskan kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati juga mendoakan hasil bumi warga, terutama komoditas unggulan tembakau yang menjadi andalan petani setempat. Ia menyampaikan kabar gembira bahwa harga tembakau tahun ini diprediksi bagus.

“Insya Allah hasil bumi di Purworejo berupa tanaman tembakau. Ada informasinya, insya Allah harganya bagus. Alhamdulillah,” katanya dengan nada optimistis.

Lebih jauh, Dyah menekankan bahwa Merti Desa bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan juga wahana pendidikan karakter bagi generasi muda. Di tengah arus budaya asing yang kian deras, tradisi seperti ini dinilai penting untuk menanamkan kecintaan terhadap akar budaya bangsa.

“Budaya merupakan identitas bangsa dan warisan yang harus kita jaga, rawat, dan lestarikan oleh setiap generasi,” tegasnya.

0 Komentar