Dampak Super El Nino, Lahan Karet Seluas 1.000 Meter di Pageruyung Kendal Hangus Terbakar

Dampak Super El Nino, Lahan Karet Seluas 1.000 Meter di Pageruyung Kendal Hangus Terbakar
ABDUL GHOFUR. KEBAKARAN LAHAN - Kobaran api melahap lahan perhutanan karet di Desa Bangun Sari, Pageruyung, Kendal, Minggu malam. Petugas berjibaku memadamkan api hingga tuntas, Minggu (20/9/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Anomali cuaca kemarau kering yang dipicu fenomena Super El Nino memicu peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Terbaru, sebuah lahan perhutanan karet seluas kurang lebih 1.000 meter persegi di Desa Bangun Sari, Kecamatan Pageruyung, hangus dilalap si jago merah pada Minggu (20/9/2026) malam.

Api yang membubung saat hari mulai gelap tersebut sempat mengancam kawasan hutan karet di sekitarnya sebelum akhirnya dilaporkan warga setempat ke posko Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Sukorejo.

Baca Juga:Kebakaran di Kota Pekalongan Melonjak hingga 75 Kejadian, Damkar Gandeng Hotel Amankan Air13 Kursi Kades dan 338 Perangkat Desa di Kendal Kosong, Pemkab Genjot Raperda Pilkades

Plt Kasi Operasional Damkar Kendal, Joni, mengutarakan bahwa personel dikerahkan ke lokasi tak lama setelah laporan diterima guna mengisolasi sebaran titik api.

“Kami menerapkan response time sekitar lima menit. Petugas meluncur pukul 18.44 WIB dan sampai di lokasi kebakaran pada pukul 18.50 WIB,” ungkap Joni di Kendal, Senin (21/9/2026).

Operasi pemadaman dan lokalisir area berlangsung intensif selama hampir dua jam dengan melibatkan koordinasi lintas elemen, meliput personel Koramil Pageruyung, Polsek Pageruyung, serta masyarakat lokal.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.38 WIB. Beruntung, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa.

Joni mengonfirmasi bahwa pemicu utama kebakaran serta estimasi kerugian material masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat kemunculan titik api sekecil apa pun di area vegetasi kering. (fur)

0 Komentar