WONOPRINGGO, RADARPEKALONGAN.ID — Semarak Karnaval Kecamatan Wonopringgo dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan berlangsung meriah dengan diikuti 91 barisan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar TK hingga SMA, pondok pesantren, hingga perwakilan desa se-Kecamatan Wonopringgo. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas serta semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga.
Dalam sambutannya usai menyusuri rute karnaval, Sukirman menyatakan bahwa kemeriahan acara tersebut merupakan cerminan nyata kerukunan masyarakat Kabupaten Pekalongan, khususnya Wonopringgo. Ia menilai bahwa seluruh penampilan yang ditampilkan, mulai dari kostum kreasi, yel-yel, hingga atraksi seni, sebagian besar digerakkan oleh swadaya masyarakat, tanpa mengandalkan dana besar dari pemerintah.
“Ini semangat yang luar biasa. Sesungguhnya memang kerukunan kita warga Pekalongan, khususnya Wonopringgo, ditunjukkan dengan hari ini. Tumpahan kreativitas, ekspresi luar biasa dengan dana swadaya sendiri sangat-sangat luar biasa,” ujar Sukirman.
Baca Juga:Dua Pegawai Perumda Tirtayasa Ditahan, Manajemen Pastikan Layanan Air Tetap JalanRS Muhammadiyah Kendal Gratiskan Layanan Kesehatan untuk Peserta Muktamar NU
Plt Bupati sengaja memilih berjalan kaki sepanjang rute karnaval agar bisa menyapa langsung peserta dan penonton. Baginya, momen tersebut menjadi ajang untuk membaur dan merasakan langsung antusiasme masyarakat yang memenuhi sepanjang jalan.
“Saya memang sengaja jalan untuk menyapa semuanya karena antusiasmenya yang begitu tinggi. Tentu kita akan menyapa mereka, bersatu padu, membaur bersama masyarakat,” katanya.
Tak hanya hiburan, karnaval kali ini juga dimanfaatkan sebagai medium penyampaian pesan-pesan pembangunan. Sejumlah peserta mengangkat tema kampanye antikorupsi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sehingga kegiatan tidak hanya meriah tetapi juga sarat makna edukatif.
“Banyak kreativitas, banyak ekspresi, banyak terobosan-terobosan baru, juga ada kampanye antikorupsi, kampanye pembangunan, MBG, Koperasi Merah Putih, dan seterusnya,” ungkapnya.
Salah satu momen yang paling berkesan bagi Sukirman adalah ketika ia diajak naik ke atas tumpukan drum untuk mengiringi atraksi Marching Band Condro Kirono. Ia mengaku sempat gemetar, tetapi menikmati pengalaman tersebut karena sudah cukup akrab dengan kelompok marching band itu sejak beberapa tahun lalu.
