Kebakaran Lahan 600 Meter di Kalilembu, Warga dan Polisi Cepat Padamkan

Kebakaran Lahan 600 Meter di Kalilembu, Warga dan Polisi Cepat Padamkan
KEBAKARAN LAHAN: Warga dan polisi memadamkan kebakaran lahan di Desa Kalilembu, Karangdadap. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Kebakaran menghanguskan area kebun di Dukuh Drakah RT 02/RW 02, Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (26/8/2026) siang. Peristiwa tersebut bermula ketika Aswari (64), warga setempat, berada di belakang rumahnya dan melihat kobaran api yang mulai mengarah ke area kebun di belakang rumahnya.

Melihat api semakin membesar dan berpotensi merembet ke permukiman, Aswari segera berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut sontak membuat sejumlah warga sekitar keluar dari rumah mereka dan bergotong royong melakukan upaya pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Polsek Karangdadap. Mendapat laporan itu, petugas Polsek Karangdadap langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan. Kapolsek Karangdadap AKP Sumiyanto bersama anggota tiba di lokasi dan turut membantu warga memadamkan kobaran api.

Baca Juga:Kebakaran Hutan Jati Weleri, TNI dan Warga Bahu-membahu Padamkan ApiPemkab Batang Jamin 17 Ribu Hektare Sawah Tetap Lestari di Tengah Industri

Berkat kesigapan warga dan petugas yang bertindak cepat, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area sekitar maupun pemukiman warga.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi dan membantu proses pemadaman. Alhamdulillah, api dapat dipadamkan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” ujar Kapolsek.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat berada di area kebun atau lahan yang terdapat material mudah terbakar seperti rumput kering dan sampah organik.

“Masyarakat kami minta tetap waspada dan segera melapor apabila melihat adanya titik api. Respons cepat sangat penting agar api tidak semakin membesar dan merembet ke lingkungan permukiman,” imbuhnya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, lahan yang terbakar mencapai sekitar 600 meter persegi. Kerugian material masih dalam pendataan pihak kepolisian dan perangkat desa setempat.

Polisi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau yang rentan terhadap kebakaran lahan. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membakar sampah atau rumput kering sembarangan serta segera melaporkan jika menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (had)

0 Komentar