SD Muhammadiyah Kajen Borong Lima Juara FTBI Korwil Kajen

SD Muhammadiyah Kajen Borong Lima Juara FTBI Korwil Kajen
Dok. PRESTASI - Prestasi gemilang ditorehkan SD Muhammadiyah Kajen dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Korwil Kajen yang berlangsung Sabtu (29/8/2026).
0 Komentar

KAJEN, RADARPEKALONGAN.ID — Prestasi gemilang ditorehkan SD Muhammadiyah Kajen dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Korwil Kajen yang berlangsung Sabtu (29/8/2026). Tidak tanggung-tanggung, sekolah yang berlokasi di Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan ini berhasil memborong lima prestasi dari berbagai cabang lomba.

Dari total 322 peserta yang berasal dari 46 SD se-Kecamatan Kajen, SD Muhammadiyah Kajen berhasil mengamankan Juara 1 Macapat, Juara 1 Geguritan, Juara 2 Cabang Lomba Sekolah, Juara Harapan 2 Mendongeng, serta Juara Harapan 2 Ndagel Ijen. Capaian ini sekaligus menunjukkan konsistensi sekolah dalam membina potensi siswa, khususnya di bidang bahasa dan budaya daerah.

Persiapan Dimulai Sebelum Juknis Terbit

Keberhasilan tersebut bukan diraih secara mendadak. Jauh sebelum pelaksanaan lomba, SD Muhammadiyah Kajen telah melakukan persiapan dan pemetaan potensi siswa secara matang. Bahkan, pembinaan telah dimulai sebelum petunjuk teknis (juknis) FTBI diterbitkan. Langkah tersebut dilakukan agar siswa memiliki waktu yang cukup untuk berlatih dan mematangkan kemampuan di masing-masing cabang lomba.

Baca Juga:Pemkab Batang Jamin 17 Ribu Hektare Sawah Tetap Lestari di Tengah IndustriDua Penghuni Rumah di Kendal Ditemukan Tewas, Anak 7 Tahun Alami Luka Kekerasan

Strategi pembinaan juga dilakukan dengan sharing bersama sekolah-sekolah yang sebelumnya telah berhasil menembus FTBI hingga tingkat provinsi. Pengalaman sekolah lain menjadi bahan pembelajaran untuk menyusun pola latihan dan strategi menghadapi kompetisi.

Tak kalah penting, sekolah juga membangun kolaborasi dengan Majelis Dikdasmen sebagai yayasan SD Muhammadiyah Kajen. Dukungan dan sinergi tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam proses pembinaan siswa.

“Persiapan kami lakukan sejak awal, bahkan sebelum juknis keluar. Kami juga melakukan sharing dengan sekolah yang sudah pernah berhasil sampai tingkat provinsi. Dari sana kami belajar dan melakukan penyesuaian dalam pembinaan anak-anak,” ungkap Eka Hardiyanti selaku Koordinator lomba FTBI SD Muhammadiyah Kajen.

Tanamkan Karakter dan Cinta Bahasa Ibu

Kepala SD Muhammadiyah Kajen, Mustariadi, S.Pd.I, menegaskan bahwa FTBI tidak hanya dimaknai sebagai ajang untuk mengejar prestasi dan piala semata. Menurutnya, ada misi yang jauh lebih penting, yakni menanamkan karakter sekaligus kecintaan siswa terhadap bahasa dan budaya daerah.

“Harapan kami, dari juara-juara yang diperoleh tahun ini, anak-anak bisa berhasil melanjutkan ke tingkat kabupaten dan provinsi. Tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana FTBI ini menjadi sarana untuk menanamkan karakter dan kecintaan terhadap budaya serta bahasa ibu kepada anak-anak,” jelasnya.

0 Komentar