BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Kawasan industri tidak melulu identik dengan deretan pabrik dan lalu lalang mesin produksi. KEK Industropolis Batang membuktikannya dengan menyulap fasilitas amphitheater tepi pantai menjadi panggung pertunjukan seni, budaya, dan pariwisata publik yang megah.
Keberadaan ruang terbuka dengan latar panorama pesisir Laut Jawa tersebut sukses menyedot perhatian antusias warga. Terbukti, lebih dari 10 ribu pengunjung memadati lokasi amphitheater untuk menyaksikan Pagelaran Tari Nusantara yang menjadi puncak acara TENANT FESTA #2.
Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, M. Burhan Murtaki, menyatakan bahwa pemanfaatan fasilitas amphitheater yang dilengkapi area helipad ini dirancang agar kawasan industri tetap terkoneksi dengan ruang sosial masyarakat.
Baca Juga:110 Ribu Pekerja Pekalongan Belum Terlindung BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Targetkan UCJ 33,88 PersenKejari Kendal Musnahkan 16,6 Gram Sabu, Ribuan Pil, dan 343 Ball Rokok Ilegal
“KEK Industropolis Batang tidak hanya berorientasi pada aktivitas industri, tetapi juga menyediakan ruang publik. Melalui amphitheater ini, kami ingin memberikan pengalaman berkesan bagi masyarakat sekaligus memperkenal potensi kawasan,” terang Burhan.
Mengusung tema “Seni, Tradisi, Budaya, Warisan untuk Masa Depan”, pertunjukan seni gratis ini menyuguhkan deretan tarian khas daerah seperti Tari Kongkorongok, Tari Merak, dan Tari Mardika Nusantara. Acara semakin semarak dengan iringan musik live Kusuma Wijaya oleh Pawestri serta kolaborasi apik Sanggar Prastikasmara dari Subah, Batang.
Perpaduan harmonis antara gerak tari, musik tradisional, dan lanskap pesisir laut membuat amphitheater ini menjadi daya tarik wisata baru di Kabupaten Batang.
Melalui suksesnya gelaran yang dihadiri belasan ribu penonton tersebut, KEK Industropolis Batang membuktikan bahwa kemajuan ekonomi kawasan industri dapat berjalan beriringan dengan pemajuan seni, tradisi, dan ruang ekspresi budaya masyarakat. (fel)
