BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Bagi warga Kabupaten Batang yang merasa kondisi perekonomian keluarganya tidak sepadan dengan kualifikasi desil kesejahteraan saat ini, Pemerintah Kabupaten Batang mengimbau untuk tidak berkecil hati. Masyarakat diberikan ruang secara penuh untuk mengajukan pemutakhiran dan perbaikan data sosial ekonomi secara berkala.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang, Willopo, menegaskan pentingnya pembaruan data karena dinamika ekonomi tiap rumah tangga dapat berfluktuasi sewaktu-waktu.
“Teruslah melakukan pemutakhiran data. Artinya, silakan lakukan pengusulan perubahan dan pembaruan data secara aktif jika kondisi di lapangan memang berubah,” tegas Willopo di kantornya, Senin (1/9/2026).
Baca Juga:110 Ribu Pekerja Pekalongan Belum Terlindung BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Targetkan UCJ 33,88 PersenKejari Kendal Musnahkan 16,6 Gram Sabu, Ribuan Pil, dan 343 Ball Rokok Ilegal
Masyarakat yang ingin memperbaiki data desil dapat mengajukan permohonan melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat lewat petugas operator aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Willopo menjelaskan bahwa Dinsos bertindak sebagai fasilitator pengusulan. Sementara itu, verifikasi akhir dan penentuan skor tingkat kesejahteraan sepenuhnya merupakan kewenangan BPS Pusat berdasarkan mekanisme aturan yang berlaku.
Untuk mempermudah proses pengajuan, warga juga bisa meminta pendampingan dari petugas Program Keluarga Harapan (PKH). Saat ini terdapat 106 petugas pendamping PKH yang siaga menjangkau 248 desa dan kelurahan di seluruh penjuru Kabupaten Batang.
Proses perbaikan data ini mengharuskan warga mengisi formulir yang mencakup 39 indikator variabel penilaian. Rinciannya terdiri dari 13 variabel individu (seperti NIK, riwayat pendidikan, status pekerjaan, dan kondisi kesehatan) serta 26 variabel keluarga (meliputi kondisi fisik bangunan rumah, jenis dinding, lantai, sanitasi, hingga sumber listrik dan bahan bakar memasak).
Dinsos Batang mengingatkan masyarakat untuk memberikan informasi yang sejujurnya sesuai kondisi riil rumah tangga agar bantuan sosial serta penetapan desil tepat sasaran. (nov)
