KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendekatkan akses pelayanan medis bagi warga pesantren melalui program Spesialis Keliling Mendekatkan Layanan Kesehatan Masyarakat (Speling Melesat) di Pondok Pesantren Salaf APIK Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin (7/9/2026) tersebut, ratusan santri mendapatkan kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis sekaligus menjalani tes deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TB).
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kaliwungu, Pratikto Joko Wijayanto, menegaskan bahwa penjangkauan medis di kawasan padat penghuni seperti pondok pesantren sangat krusial untuk mencegah potensi penularan penyakit menular.
Baca Juga:Mencegah Kebakaran dan Gas Metana, DLH Pekalongan Targetkan 90 Persen TPA Degayu Ditutup GeomembranAnggota DPRD Kendal Mora Sandhy Ditetapkan Tersangka, Status Keanggotaan Tunggu Sikap Golkar
“Lingkungan pondok pesantren yang dihuni banyak santri dalam satu kawasan membutuhkan perhatian khusus. Kalau ada indikasi penyakit, harus ditemukan sedini mungkin agar segera ditindaklanjuti,” ujar Pratikto, Rabu (9/9/2026).
Program jemput bola ini melibatkan kolaborasi Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kendal, Puskesmas Kaliwungu, serta RSJD dr. Amino Gondohutomo Semarang.
Layanan kesehatan komprehensif yang disediakan mencakup konsultasi psikiatri anak hingga geriatri, pendampingan psikologi, rehabilitasi psikososial, pemeriksaan dokter umum, hingga uji skrining paru-paru.
Pemerintah setempat berharap program inovasi layanan medis keliling ini terus diperluas ke berbagai kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan rujukan spesialis. (fur)
