Kenalkan Budaya Lokal, 256 Siswa SMPN 2 Sragi Belajar Membatik di Museum Batik Pekalongan

Kenalkan Budaya Lokal, 256 Siswa SMPN 2 Sragi Belajar Membatik di Museum Batik Pekalongan
MALEKHA. BERFOTO - Para siswa dan guru SMPN 2 SRAGI berfoto bersama usai melakukan kunjungan.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID — Sebanyak 256 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sragi, Kabupaten Pekalongan, mengikuti kegiatan kokurikuler KOKO EXPLORE 2026 dengan mengunjungi Museum Batik Pekalongan, Jawa Tengah.

Kegiatan edukatif yang mengusung tema “Aku Cinta Batik, Aku Cinta Budaya Indonesia” tersebut dilaksanakan secara bergiliran selama empat hari pada 22 hingga 28 September 2026.

Melalui program luar kelas ini, para siswa tidak hanya mempelajari sejarah dan perkembangan motif kain batik, melainkan juga mempraktikkan langsung teknik dasar membatik tulis menggunakan canting dan cairan malam.

Baca Juga:Tanoto Foundation Dorong Penguatan Manajemen Berbasis Sekolah Kolaboratif di Kota PekalonganCuma Mekar Sebulan, Kebun Bunga Matahari Catra Kopi Batang Diserbu Pengunjung

Perwakilan panitia KOKO EXPLORE SMPN 2 Sragi 2026, Khelly, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbasis praktik guna mengasah ketelitian serta kreativitas siswa.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman nyata di luar sekolah. Melalui praktik membatik langsung didampingi tim ahli museum, setiap anak memiliki ruang untuk menuangkan ide,” ujar Khelly di Pekalongan, Senin (5/10/2026).

Setelah menyelesaikan sesi workshop membatik dan observasi koleksi museum, para peserta didik diwajibkan menyusun laporan evaluasi serta melakukan diskusi kelompok.

Sebagai tindak lanjut pembelajaran kontekstual, seluruh siswa diminta mempresentasikan proses pembuatan batik dengan menggunakan bahasa Inggris.

Langkah integrasi kurikulum ini diambil untuk melatih keterampilan komunikasi internasional para siswa dalam mempromosikan warisan budaya lokal di tingkat global. (mal)

0 Komentar