PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan merancang anggaran belanja daerah sebesar Rp 872,839 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.
Meski target pendapatan daerah diproyeksikan mengalami penyesuaian turun 1,66 persen menjadi Rp 861,089 miliar, pemerintah daerah menegaskan program prioritas kemasyarakatan tetap menjadi fokus utama.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, menyampaikan bahwa salah satu fokus krusial RAPBD 2027 adalah alokasi pembebasan lahan guna percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Baca Juga:Berpindah Lajur di Jalan Raya Jenarsari Kendal, Pengendara Motor Meninggal Tertabrak Truk TrontonHati-Hati! Ramalan Keuangan Zodiak 16 September 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
“Untuk 2027 penanganan sampah masih menjadi perhatian serius. Kota Pekalongan disiapkan menjadi salah satu titik pengelolaan sampah berbasis PSEL, sehingga dibutuhkan anggaran pembebasan tanah agar proyek tidak terkendala,” ujar Balgis di Pekalongan, Rabu (16/9/2026).
Balgis menambahkan, Pemkot Pekalongan juga menjamin keberlanjutan program jaminan kesehatan Universal Health Coverage (UHC), perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pemeliharaan jalan, serta pembangunan stasiun pompa banjir.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekalongan, M. Azmi Basyir, menegaskan bahwa legislatif akan mengawal ketat pembahasan RAPBD 2027 guna memastikan efisiensi anggaran daerah menyasar sektor publik yang paling membutuhkan. (nul)
