KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Ratusan warga Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di Balai Desa Bulak untuk menuntut keterbukaan pengelolaan keuangan anggaran desa, Senin (14/9/2026) siang.
Selain mendesak transparansi pengelolaan Dana Desa periode 2017–2025, massa juga meminta kejelasan terkait keberadaan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor yang diduga telah digadaikan oleh pihak pengelola kelompok tani setempat.
Koordinator Aksi, Ari Sofian Awandi, menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui perincian alokasi serta laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran pembangunan desa secara terbuka.
Baca Juga:Berpindah Lajur di Jalan Raya Jenarsari Kendal, Pengendara Motor Meninggal Tertabrak Truk TrontonHati-Hati! Ramalan Keuangan Zodiak 16 September 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
“Pengelolaan Dana Desa harus transparan. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran desa digunakan selama ini,” ujar Ari di Kendal, Rabu (16/9/2026).
Menanggapi desakan massa, Kepala Desa Bulak, Zaenal Alimin, menemui warga dan mengajak perwakilan massa untuk masuk ke balai desa guna mendiskusikan seluruh tuntutan melalui forum audiensi terbuka.
Zaenal menyampaikan bahwa forum dialog bersama ini menjadi langkah awal untuk mengklarifikasi serta mengurai persoalan laporan pertanggungjawaban keuangan desa maupun dugaan penggadaian alsintan pertanian yang dipertanyakan warga. (fur)
