BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Seniman pedalangan cilik asal Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Anang Purbo Carito (10), bersiap mewakili Kabupaten Batang dalam ajang Festival Dalang Anak di Taman Budaya Jawa Tengah, Solo, pada 23 September mendatang.
Siswa kelas IV SD Kaliwareng tersebut akan membawakan kesenian khas pesisir pantai utara, yakni wayang golek cepak, dengan lakon sejarah lokal “Raden Joko Bahu”.
Anang, yang menimba ilmu pedalangan dari sang ayah, Ki Caswono Hadi, mengaku intensif menambah porsi latihan demi menampilkan pertunjukan terbaik di tingkat provinsi tanpa mengesampingkan kewajibannya sebagai pelajar.
Baca Juga:Kurang Stabil? Ramalan Keuangan Zodiak 17 September 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan PiscesBergerak Maju! Ramalan Keuangan Zodiak Kamis 17 September 2026 untuk Leo, Virgo, Libra, dan Scorpio
“Sudah suka sama wayang golek cepak dari kecil saat melihat ayah mendalang. Saya siap memberikan pementasan terbaik di Solo,” kata Anang di Batang.
Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Batang, Ki Tulus Wahyu Utomo, menjelaskan bahwa lakon Raden Joko Bahu mengangkat kisah perjuangan pahlawan lokal Batang yang membendung sungai untuk irigasi pertanian Mataram sebelum penyerangan ke Batavia.
Ki Tulus mengapresiasi munculnya regenerasi dalang cilik di Batang yang kini tercatat sedikitnya ada 10 anak jenjang SD hingga SMP yang aktif menjalani pembinaan seni tradisional.
Pemerintah Kabupaten Batang beserta jajaran Pepadi terus mendukung penuh keterlibatan generasi muda dalam merawat warisan budaya lokal agar tetap lestari dan mampu bersaing di panggung kebudayaan nasional. (fel)
