Bentuk Karakter dan Cegah Bullying, SMP Sains Cahaya Al-Qur'an Terapkan School of Excellence

Bentuk Karakter dan Cegah Bullying, SMP Sains Cahaya Al-Qur\'an Terapkan School of Excellence
MALEKHA. BERFOTO - Para siswa berfoto bersama usai kegiatan.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — SMP Sains Cahaya Al-Qur’an Kota Pekalongan berkomitmen membentuk karakter peserta didik secara berkelanjutan melalui penerapan konsep School of Excellence.

Melalui pendekatan edukatif terpadu, sekolah berbasis sains dan nilai-nilai Islam ini berupaya melahirkan lulusan yang seimbang antara kecerdasan intelektual, kematangan emosional, serta kedalaman spiritual.

Kepala SMP Sains Cahaya Al-Qur’an, Muhammad Haidar Fikri Kurniali, menjelaskan bahwa penguatan karakter merupakan fondasi utama untuk menyiapkan generasi muda yang unggul dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga:Penyaluran Bantuan Beras di Kendal Capai 93 Persen, Bulog Targetkan Rampung Akhir SeptemberBuntut Keracunan MBG di Bawang, DPRD Batang Beri Ultimatum 2 Bulan Pembenahan Dapur SPPG

“Kami ingin melahirkan anak yang kuat secara spiritual, punya semangat berprestasi, disiplin, dan mampu berpikir kritis, tetapi tetap paham bagaimana menghargai dan memperlakukan orang lain,” kata Haidar di Pekalongan.

Salah satu fokus utama dalam program ini adalah pencegahan aksi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Berbeda dari pendekatan konvensional yang sebatas menerapkan aturan normatif, pihak sekolah memilih metode humanis dan reflektif.

Para siswa diajak aktif memahami dampak nyata dari setiap tindakan terhadap perasaan sesama, sehingga kesadaran untuk saling menghormati tumbuh dari dalam diri peserta didik.

Lewat branding School of Excellence, lembaga pendidikan ini memproyeksikan para siswanya yang disapa Excellians, menjadi pembelajar Qur’ani yang berpikir saintifik, berjiwa kepemimpinan, mandiri, serta mampu menjadi pemecah masalah (problem solver) di tengah masyarakat.

Haidar menegaskan, reputasi sekolah tidak sekadar diukur dari kelengkapan fasilitas fisik, melainkan dari standar kualitas personal dan nilai-nilai karakter yang melekat pada diri para muridnya. (mal)

0 Komentar