Empat Bulan Ambles, Pemkab Kendal Kucurkan Rp 1,2 Miliar Perbaiki Jalan Kaliwungu-Boja

Empat Bulan Ambles, Pemkab Kendal Kucurkan Rp 1,2 Miliar Perbaiki Jalan Kaliwungu-Boja
ABDUL GHOFUR. AMBLES - Jalan raya Kaliwungu-Boja di Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal, ambles sepanjang 36 meter dan diberlakukan buka tutup, Rabu (30/9/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar melalui APBD Perubahan 2026 untuk menangani kerusakan badan jalan yang ambles di jalur utama Kaliwungu-Boja, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Kerusakan jalan sepanjang 36 meter dengan lebar tiga meter tersebut telah berlangsung selama empat bulan akibat tergerus aliran air hujan. Kondisi ini memaksa pengguna jalan melintas secara bergantian dengan sistem buka-tutup lalu lintas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sudaryanto, mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan Oktober 2026 setelah proses perencanaan teknis selesai.

Baca Juga:Dampak Kemarau Panjang di Batang, Harga Cabai Merangkak Naik dan Kualitas Panen TurunGagalkan Rencana Tawuran di Kendal, Polisi Amankan Pelaku dan Sita Celurit Sepanjang 2 Meter

“Pemkab Kendal meminta maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan Kaliwungu-Boja. Masalah ini sudah menjadi perhatian dan akan segera kita perbaiki,” ujar Sudaryanto di Kendal, Rabu (30/9/2026).

Sudaryanto menjelaskan, perbaikan tidak hanya berfokus pada rekonstruksi aspal badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan konstruksi Dinding Penahan Tanah (DPT) untuk menguatkan struktur tebing agar terhindar dari longsor susulan.

Penanganan infrastruktur jalan penghubung strategis wilayah Kendal, Boja, Ungaran, hingga Kota Semarang ini ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu dua bulan pengerjaan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Agus Dwi Lestari, membenarkan bahwa pengalokasian dana perbaikan infrastruktur tersebut telah masuk dalam skema APBD Perubahan 2026 dan saat ini sedang menunggu pengesahan dari Gubernur Jawa Tengah. (fur)

0 Komentar