BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mengebut penyelesaian sejumlah proyek pembangunan dan rehabilitasi jembatan yang dibiayai melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Salah satu proyek vital yang pengerjaannya mendekati tahap akhir adalah pembangunan Jembatan Warungasem, yang mencatatkan progres fisik sebesar 90 persen hingga pekan kedua Oktober 2026.
DPUPR Batang menargetkan seluruh paket pekerjaan infrastruktur jembatan tersebut dapat rampung secara menyeluruh pada pertengahan Desember 2026 guna mendukung mobilitas warga dan konektivitas antarwilayah.
Baca Juga:Penurunan Muka Tanah di Stadion Hoegeng Pekalongan Capai 33 Sentimeter Selama Kurun 2020–2026Respons Aduan Warga, Bupati Kendal Sidak IPAL Tiga Dapur SPPG dan Minta Perbaikan Segera
“Untuk Jembatan Warungasem, progresnya sudah sekitar 90 persen. Kami berharap jembatan ini bisa segera dibuka dan dimanfaatkan masyarakat. Seluruh pekerjaan anggaran perubahan kami targetkan rampung pertengahan Desember 2026,” ujar Kepala DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono, di Batang.
Endro menjelaskan, selain Jembatan Warungasem, perbaikan dan pembangunan juga dilakukan pada Jembatan Kalibelo yang menunjang akses transportasi ke kawasan wisata utama daerah, serta Jembatan Kali Anyar di Kecamatan Gringsing yang menuju ke objek wisata Pantai Jodo.
Percepatan infrastruktur perhubungan ini diarahkan untuk mendukung pergerakan roda ekonomi lokal, menjamin kenyamanan aksesibilitas wisatawan, serta mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.
Pemkab Batang menekankan kepada para penyedia jasa kontraktor agar tidak hanya fokus pada ketepatan waktu penyelesaian, tetapi juga memprioritaskan ketahanan struktur dan mutu kualitas fisik jembatan demi keamanan jangka panjang masyarakat. (fel)
