RADARPEKALONGAN.ID – PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Toyota Hiace dan truk tronton di Jalan Tol Ngawi–Kertosono KM 616 Jalur A, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026).
Musibah yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan 5 orang mengalami luka-luka.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan tersebut dan menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh korban sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga:INACA Apresiasi Kemitraan Strategis Jasa Raharja dalam Ekosistem Penerbangan NasionalBPJS Ketenagakerjaan Apresiasi PLKK Telah Maksimalkan Layanan
“Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian, rumah sakit, dan para pemangku kepentingan terkait agar proses penanganan korban dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Kepala Jasa Raharja Cabang Madiun, Donny Irvanny, juga telah melakukan koordinasi dengan Polres Madiun terkait penerbitan laporan polisi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mendukung kelancaran penanganan korban.
Jasa Raharja juga telah menerbitkan surat jaminan (guarantee letter/GL) penanganan medis korban luka-luka. Koordinasi juga dilakukan terkait pelimpahan penanganan santunan bagi korban meninggal dunia kepada Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Sleman dan Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Bantul sesuai domisili korban.
Petugas Jasa Raharja Kanwil DIY langsung memastikan keabsahan ahli waris korban meninggal dunia atas nama Novandika. Ahli waris korban telah diverifikasi atas nama Sugeng, sebagai ayah korban, warga Desa Banyuraden, Gamping, Sleman.
Jasa Raharja mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan berkendara, menjaga konsentrasi, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga jarak aman antarkendaraan.
“Tentunya para pengemudi yang menempuh perjalanan jauh kami harapkan agar senantiasa memastikan kondisi fisik tetap prima dan beristirahat apabila merasa lelah guna meminimalkan risiko kecelakaan,” imbuh Awaluddin.
Berdasarkan laporan awal, kecelakaan terjadi saat Toyota Hiace melaju dari arah barat ke timur. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang samping kanan truk tronton yang melaju di jalur lambat. Ketiga korban meninggal dunia merupakan penumpang Toyota Hiace.
Baca Juga:Audiensi Dirut BPJS Ketenagakerjaan dan Direktur KEK Industropolis Batang: Optimalisasi Perlindungan JamsostekJasa Raharja dan Kejati Sumut Perkuat Sinergi Kelembagaan dan Tata Kelola Perusahaan
Sementara itu, 6 korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Caruban.
