3. Penyesuaian nomor lantai di gedung internasional
Kepercayaan terhadap angka tertentu juga dapat terlihat dalam pengaturan nomor lantai bangunan.
Beberapa hotel dan gedung tinggi di Tiongkok maupun Hong Kong diketahui melewati lantai 13 dalam penomorannya.
Praktik tersebut tidak selalu dilakukan karena masyarakat setempat menganggap angka 13 sebagai angka sial.
Baca Juga:Hari Baik Nikah dalam Islam Menurut Al-Quran dan Hadis, Lengkap dengan Syarat Sah Menikah!Hari Baik Menjual Ternak Menurut Tanggalan Umum agar Cepat Laku! Kamu Wajib Tahu
Salah satu pertimbangannya adalah memberikan kenyamanan kepada tamu internasional yang sudah lebih dahulu mengenal mitos angka 13.
Karena itu, ketika sebuah gedung tidak memiliki lantai bernomor 13, kamu tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa masyarakat Tionghoa secara tradisional menabukan angka tersebut.
Kebijakan penomoran gedung juga dapat dipengaruhi oleh kebutuhan bisnis dan kebiasaan pengunjung.
Apakah Angka 13 Selalu Dianggap Sial dalam Budaya Tionghoa?
Tidak. Angka 13 memiliki penafsiran yang beragam, sehingga tidak tepat jika seluruh masyarakat Tionghoa dianggap menghindarinya.
Dalam bahasa Mandarin, angka 13 ditulis 十三 dan dibaca shísān. Sejumlah penafsiran justru menghubungkannya dengan makna positif, seperti “pertumbuhan yang pasti” atau “pasti hidup”.
Penafsiran tersebut menunjukkan bahwa angka 13 tidak selalu membawa konotasi negatif.
Maknanya dapat bergantung pada cara seseorang memahami simbol angka dan kepercayaan yang dianutnya.
Ada beberapa hal yang perlu dipahami ketika membahas angka 13 dalam budaya Tionghoa:
Baca Juga:Hari Baik Menjual Ternak Menurut Primbon Jawa agar Transaksi Lebih Lancar dan membawa RezekiHari Baik Menjual Emas Perhiasan Menurut Tanggalan Umum agar Lebih Untung! Simak Waktu dan Tipsnya
- Tidak menjadi tabu utama: Angka 13 tidak memiliki kedudukan yang sama dengan angka 4 dalam kepercayaan tradisional tentang angka sial.
- Memiliki penafsiran beragam: Sebagian orang menghindarinya, sedangkan sebagian lainnya dapat memandangnya secara netral atau positif.
- Dipengaruhi budaya lain: Anggapan buruk terhadap angka 13 dapat berasal dari kepercayaan Barat yang berkembang secara internasional.
- Tidak berlaku untuk semua orang: Pandangan mengenai angka keberuntungan bisa berbeda menurut individu, keluarga, dan lingkungan sosial.
Jadi, menganggap angka 13 selalu membawa kesialan merupakan penyederhanaan yang kurang tepat. Konteks budaya dan alasan di balik kepercayaan tersebut perlu diperhatikan.
Perbedaan Angka 4, 13, dan 8 dalam Budaya Tionghoa
Untuk memahami mengapa angka 13 tidak selalu dihindari, penting untuk membandingkannya dengan angka lain yang memiliki asosiasi lebih dikenal dalam budaya Tionghoa.
Angka 4, angka 13, dan angka 8 memiliki asosiasi berbeda
