Skrining 114 Ribu Warga Kendal, Dinkes Temukan 347 Orang Terindikasi Mengalami Depresi

Skrining 114 Ribu Warga Kendal, Dinkes Temukan 347 Orang Terindikasi Mengalami Depresi
ABDUL GHOFUR. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kendal, Anita Dianawati
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal mendeteksi sebanyak 347 warga terindikasi mengalami depresi berdasarkan hasil skrining kesehatan jiwa massal terhadap 114.000 penduduk setempat.

Pemeriksaan kesehatan mental tersebut menyasar berbagai kelompok umur, mulai dari usia remaja, dewasa, lanjut usia (lansia), hingga kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu nifas.

Kondisi tersebut mengemuka dalam kegiatan Gerakan Deteksi Dini dan Meditasi Jiwa yang digelar Pemkab Kendal guna memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (21/10/2026).

Baca Juga:Tilep Uang Saku Atlet Rp 798,8 Juta, Wakil Bendahara Umum KONI Kendal Ditahan KejariProduktivitas Terganggu? Ramalan Keuangan Zodiak 23 Oktober 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

“Dari sekitar 114 ribu orang yang menjalani skrining, ada 347 yang terdeteksi depresi. Penyebabnya beragam, mulai dari faktor sosial, ekonomi, hingga tekanan hidup,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kendal, Anita Dianawati, di Kendal.

Anita menjelaskan, deteksi dini gangguan mental kini diperkuat hingga tingkat desa melalui kader posyandu serta fasilitasi konsultasi di puskesmas terdekat.

Bagi warga yang terindikasi mengalami depresi ringan, puskesmas telah dibekali penanganan medis awal dan penyediaan obat, sedangkan kasus berat akan dirujuk ke rumah sakit yang memiliki dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater).

Pihak DPRD Kabupaten Kendal bersama Dinas Sosial turut mendukung penuh perluasan jangkauan skrining serta pengalokasian anggaran guna mengikis stigma negatif terhadap orang dengan masalah kesehatan jiwa (ODKJ). (fur)

0 Komentar