Borong Sembilan Penghargaan, Universitas Negeri Semarang (UNNES) Juara Umum Abdidaya Ormawa 2026

Borong Sembilan Penghargaan, Universitas Negeri Semarang (UNNES) Juara Umum Abdidaya Ormawa 2026
IST. JUARA UMUM - Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih sembilan penghargaan sekaligus menjadi juara umum Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 yang digelar di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sulawesi Selatan, pada 21–25 Oktober 2026.
0 Komentar

SEMARANG, RADARPEKALONGAN.ID — Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses keluar sebagai juara umum dalam ajang Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam kompetisi nasional pemberdayaan masyarakat ini, kontingen UNNES memborong total sembilan penghargaan sekaligus, yang menjadi catatan prestasi terbaik sepanjang keikutsertaan institusi tersebut.

Rangkaian acara puncak dan penganugerahan penghargaan bergengsi tingkat nasional ini berlangsung sejak 21 hingga 25 Oktober 2026.

Baca Juga:Tekan Angka Kecelakaan, Polres Pekalongan Kota Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Selama 14 HariWawali Balgis Diab Dorong Penataan Kawasan Kumuh dan Rehabilitasi RTLH di Pekalongan Terintegrasi

Dari sembilan penghargaan yang disabet, empat di antaranya berhasil menduduki predikat Terbaik I, meliputi kategori tim pelaksana dengan luaran komprehensif, ormawa berstrategi keberlanjutan terkuat, mitra paling inovatif, hingga poster paling informatif.

Selain itu, UNNES juga mendominasi podium lewat raihan Terbaik II kategori dosen pendamping terbaik dan stand expo terlengkap, serta Terbaik III dan Terbaik IV untuk kategori perguruan tinggi inovatif dan ormawa berdampak.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNNES, Prof. Dr. Zaenuri, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh sivitas akademika dalam merancang program pengabdian yang berdampak nyata.

“Keberhasilan UNNES tahun ini merupakan cerminan sinergi seluruh unsur pelaksana program, mulai dari perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan, tim pelaksana, dosen pendamping, hingga mitra desa,” ujar Prof. Dr. Zaenuri di Semarang.

Pihak rektorat berharap capaian gemilang ini mampu memperkuat komitmen perguruan tinggi dalam mengawal inovasi serta kolaborasi pengabdian masyarakat demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045. (Anang)

0 Komentar