PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang turun tangan langsung menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak krisis kekeringan.
Aksi kemanusiaan ini difokuskan di kawasan Desa Legokgunung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, dengan mengerahkan armada truk tangki pembawa puluhan ribu liter air bersih, Kamis (29/10/2026).
Distribusi air bersih tersebut disasarkan langsung ke dua dukuh terpencil yang mengalami krisis air paling parah akibat kemarau panjang, yakni Dukuh Sewarwar dan Dukuh Larangan.
Baca Juga:Tingkatkan Pelayanan Publik, Dinsos-P2KB Kota Pekalongan Sempurnakan 11 Standar Layanan SosialTeriakan Anak Sekolah Bongkar Penemuan Kakek 77 Tahun Tewas Mengapung di Sungai Langenharjo Kendal
Kedatangan armada truk tangki yang membawa total dua tangki air bersih disambut antusias oleh puluhan warga yang telah bersiap membawa ember serta jeriken sejak pagi hari.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Pekajangan, Eko Prajayanto, S.Th.I., menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk pendidikan karakter langsung bagi para siswa untuk menanamkan empati sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan donasi air bersih ini kami lakukan murni dengan tujuan membantu warga yang saat ini sedang sangat kekurangan air bersih untuk keperluan memasak dan minum. Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Eko Prajayanto.
Eko menambahkan, keterlibatan pihak sekolah dalam merespons problem kekeringan ini diharapkan mampu menginspirasi instansi pendidikan maupun elemen masyarakat lainnya untuk saling mengulurkan tangan.
“Harapannya, aksi kecil yang kami lakukan ini mampu memberikan inspirasi bagi pihak-pihak lain untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah kekeringan,” pungkasnya. (mal)
