Cegah Koperasi Bodong Jerat Pedagang, Bupati Batang M Faiz Minta Perbankan Turun Langsung ke Pasar

Cegah Koperasi Bodong Jerat Pedagang, Bupati Batang M Faiz Minta Perbankan Turun Langsung ke Pasar
NOVIA ROCHMAWATI. Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mengambil langkah tegas untuk melindungi para pedagang pasar tradisional dari ancaman jeratan penipuan berkedok investasi dan layanan keuangan oleh koperasi bodong.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mendorong jajaran perbankan—khususnya Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik daerah dan Bank Jateng—untuk melakukan skema jemput bola dengan turun langsung memberikan edukasi literasi keuangan di area pasar.

Langkah preventif ini diimbau guna meningkatkan pemahaman finansial masyarakat akar rumput agar terhindar dari kerugian materiil akibat praktik lembaga keuangan ilegal.

Baca Juga:Teriakan Anak Sekolah Bongkar Penemuan Kakek 77 Tahun Tewas Mengapung di Sungai Langenharjo KendalIndustrialisasi Melaju Pesat, 2.000 Kasus HIV/AIDS Terdata Intai Generasi Muda Kabupaten Kendal

Isu mengenai maraknya koperasi bodong ini semakin mencuat menyusul kasus KSPPS Mandiri Umat di wilayah Batang dan Bandar yang memicu gejolak serta kerugian finansial bagi para nasabahnya.

Guna menutup celah pergerakan lembaga bodong, Bupati Faiz meminta perbankan tidak hanya membagikan pemahaman literasi, tetapi juga memfasilitasi pembukaan rekening resmi secara cepat di tempat.

“Perbankan, Bank Jateng, mungkin juga bank-bank yang lain, khusus juga BPR yang memang di bawah manajemen dari pemerintah daerah. Itu kita harapkan mereka datang ke pasar-pasar, memberikan literasi dan kalau perlu bahkan langsung dibantu untuk dibukakan rekening di situ,” ujarnya di Batang, Rabu (28/10/2026).

Faiz menambahkan bahwa pemanfaatan layanan perbankan melalui program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor) sangat potensial untuk menjangkau para pedagang yang memiliki keterbatasan waktu mendatangi kantor cabang.

Selain perlindungan bagi pedagang pasar, Bupati Batang turut memberikan imbauan khusus kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Batang agar senantiasa cermat dan bijak dalam memilih instrumen investasi pribadi.

“Ya, itu kan sifatnya saya ajakan. Nanti ya saya sih berharap itu akan membantu mereka. Tetapi kan pada akhirnya karena itu uang-uangnya dari teman-teman sendiri, ya mereka yang punya keputusan akan hal tersebut,” pungkasnya. (nov)

0 Komentar