Cetak Guru Berjiwa Penggerak, PPG Unikal Gelar Pameran Karya Projek Kepemimpinan di Pekalongan

Cetak Guru Berjiwa Penggerak, PPG Unikal Gelar Pameran Karya Projek Kepemimpinan di Pekalongan
MALEKHA. DISPLAY - Keseruan display projek kepemimpinan PPG Calon Guru Unikal.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (Prodi PPG) Universitas Pekalongan (Unikal) menggelar Pameran Gelar Karya Projek Kepemimpinan di Kampus Unikal, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Agenda pameran tersebut diselenggarakan sebagai ajang unjuk inovasi bagi para mahasiswa PPG Calon Guru usai menuntaskan program pengabdian masyarakat selama enam bulan di wilayah Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang.

Sebanyak 10 kelompok mahasiswa memamerkan karya dan program pemberdayaan hasil kolaborasi bersama lima mitra strategis, mencakup media Info Batang, Jurnal Laskar SMAN 2 Batang, Panti Asuhan Aisyah, Panti Asuhan Arrobitoh, serta Komunitas PKK Krapyak Lor.

Baca Juga:Tingkatkan Pelayanan Publik, Dinsos-P2KB Kota Pekalongan Sempurnakan 11 Standar Layanan SosialTeriakan Anak Sekolah Bongkar Penemuan Kakek 77 Tahun Tewas Mengapung di Sungai Langenharjo Kendal

Kaprodi PPG Unikal, Rini Utami, M.Pd., menjelaskan bahwa pameran karya ini merupakan bagian integral dari mata kuliah Projek Kepemimpinan pada semester dua untuk menggembleng kepekaan sosial para calon pendidik.

“Tujuannya adalah memamerkan hasil karya dari mahasiswa PPG Calon Guru yang melakukan pengabdian masyarakat atau projek kepemimpinan ke beberapa mitra di Pekalongan ataupun di Batang. Dari mulai rencana sampai aplikasi, hingga terakhir refleksi itu memakan waktu enam bulan,” ujar Rini di Pekalongan.

Rini menambahkan, luaran dari proyek pengabdian ini tidak berhenti pada aksi di lapangan, melainkan wajib dikonversi menjadi laporan komprehensif serta artikel ilmiah yang diunggah ke prosiding seminar dan jurnal terakreditasi Sinta.

“Output projek kepemimpinan ini nanti berupa laporan kegiatan dan artikel hasil pengabdian yang akan diunggah ke jurnal, baik jurnal Sinta maupun ke prosiding seminar. Jadi mereka sudah siap dan nanti tinggal diunggah saja. Harapannya kedepan program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota/Kabupaten Pekalongan dan Batang, serta bisa berkembang ke mitra-mitra yang lain,” imbuh Rini.

Dekan FKIP Unikal, Susanto, S.S., M.Hum., menegaskan bahwa seorang guru modern dituntut memiliki peran strategis sebagai motor penggerak dan pemimpin di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Sebagai projek kepemimpinan, kegiatan ini adalah wadah mahasiswa untuk berkreasi dan berinovasi di masyarakat. Mereka berkarya di masyarakat, membuat inovasi dan kreasi yang bermanfaat untuk menjadi pemimpin di masyarakat. Karena guru selama ini tidak hanya jadi pemimpin di kelas saja, tapi juga harus jadi pemimpin di masyarakat,” tegas Susanto.

0 Komentar