Program Es Krim Gratis Dongkrak Kunjungan Perpusda Batang, Bupati M Faiz Siapkan Inovasi Lanjutan

Program Es Krim Gratis Dongkrak Kunjungan Perpusda Batang, Bupati M Faiz Siapkan Inovasi Lanjutan
NOVIA ROCHMAWATI. DAPAT ES KRIM - Salah satu pengunjung perpustakaan saat mendapatkan es kirim gratis di Grha Pustaloka Batang.
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Inovasi unik berupa pembagian es krim gratis di lingkungan Perpustakaan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terbukti ampuh mendongkrak minat baca masyarakat hingga melesat lima kali lipat.

Program kreatif yang dipusatkan di Grha Pustaloka Batang ini sukses mengubah stigma ruang baca publik yang kaku menjadi destinasi yang menyenangkan, khususnya bagi anak-anak dan kalangan pelajar.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyatakan bahwa program bagi-bagi es krim yang telah berjalan selama sebulan terakhir tersebut akan dievaluasi secara komprehensif sebelum diputuskan keberlanjutannya pada momen-momen tertentu.

Baca Juga:Teriakan Anak Sekolah Bongkar Penemuan Kakek 77 Tahun Tewas Mengapung di Sungai Langenharjo KendalIndustrialisasi Melaju Pesat, 2.000 Kasus HIV/AIDS Terdata Intai Generasi Muda Kabupaten Kendal

“Kemarin kan sudah dijalankan sebulan. Nanti sambil kita evaluasi, kalau memang itu ternyata works dan sangat membantu untuk semakin men-track anak-anak untuk ke situ, ya mungkin nanti akan kita lakukan juga,” ujar Faiz saat diwawancarai Radar Pekalongan, Rabu (28/10/2026).

Selain mengandalkan program daya tarik temporer, Bupati Faiz menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Batang tengah mematangkan rencana pembenahan infrastruktur agar fasilitas perpustakaan daerah semakin representatif dan nyaman.

“Akan diteruskan dan mungkin nanti kita cari momen-momen tertentu. Tapi yang lebih penting daripada itu, kita sekarang sedang mencoba mengkaji bagaimana membuat perpustakaan yang lebih representatif, yang lebih layak untuk masyarakat dan pengunjung,” jelasnya.

Lonjakan pengunjung ini turut dikonfirmasi oleh Kasi Pelayanan Informasi dan Kerja Sama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Kabupaten Batang, Sutiawati.

Ia mengungkapkan bahwa tren peningkatan drastis mulai terasa sejak rangkaian Festival Literasi digulirkan pada bulan September lalu.

“Dari September sampai lima kali lipat, Mbak,” ungkap Sutiawati.

Berdasarkan data rekapitulasi Disperpuska Batang, jumlah kunjungan perpustakaan sepanjang September 2026 menyentuh angka 6.029 orang, sementara pada Oktober 2026 tercatat sebanyak 1.812 pengunjung hingga pertengahan bulan dan diprediksi terus meroket. (nov)

0 Komentar