Targetkan 2027 Terapkan Enam SPM, Pemkot Pekalongan Gembleng Kader Posyandu Lewat Pelatihan Intensif

Targetkan 2027 Terapkan Enam SPM, Pemkot Pekalongan Gembleng Kader Posyandu Lewat Pelatihan Intensif
ISTIMEWA. PELATIHAN - Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya dalam kegiatan pembukaan pelatihan Posyandu 6 SPM.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menggenjot kesiapan transformasi layanan kesehatan dasar melalui penyelenggaraan pelatihan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Pelatihan berjenjang yang menyasar Tim Pembina (TP) Posyandu tingkat kecamatan, kelurahan, hingga ratusan kader posyandu se-Kota Pekalongan ini dipusatkan di Gedung Labkesda dan dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 12 November 2026.

Agenda ini dirancang untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen para relawan garda terdepan agar mampu memberikan layanan integratif yang menjangkau berbagai kebutuhan esensial warga.

Baca Juga:Sidik Jari Laten di Paralon Ungkap Pembunuhan Sadis di Kendal, 5 Tersangka Dibekuk PolisiBayangi Pembangunan 2027, Pemkab dan DPRD Kendal Bahas Delapan PR Strategis dalam RAPBD

Ketua TP Posyandu Kota Pekalongan, Inggit Soraya, mengungkapkan bahwa sosialisasi menyeluruh digencarkan hingga tingkat akar rumput agar penerapan posyandu integratif dapat direalisasikan secara merata.

“Harapannya, melalui sosialisasi langsung kepada kader ini, ada pemahaman dan komitmen bersama mengenai Posyandu 6 SPM. Target kami, pada 2027 seluruh Posyandu di Kota Pekalongan sudah menerapkan enam SPM,” ujarnya.

Penerapan enam bidang SPM tersebut mencakup layanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat (trantibumlinmas).

Dalam sesi pelatihan, para peserta juga mendapatkan materi teknis langsung dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dikombinasikan dengan simulasi penanganan kasus di lapangan.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kecamatan Pekalongan Selatan, Silvi Yunita, menyebutkan bahwa pelatihan gelombang wilayahnya diikuti oleh delegasi dari 80 posyandu guna memaksimalkan inovasi daerah seperti program Sonjo (kunjungan keluarga stunting) dan Jaring AUD. (nul)

0 Komentar