Era Digital, Kader IPM Didorong Tampil jadi Jurnalis Muda di Media Sosial

Era Digital
ARAHAN - Wakil Ketua PDM Kendal, Muntoha, saat memberikan arahan dalam kegiatan pelatihan desain grafis dan jurnalistik yang diselenggarakan PD IPM dan MPI PDM Kendal.
0 Komentar

KENDAL – Era digital telah memicu terjadinya disrupsi informasi, yakni ketika produk informasi sedemikian melimpah membanjiri berbagai platform digital, khususnya media sosial. Siapapun dapat memproduksi informasi, meski pertanggungjawaban atas kebenarannya semakin samar.

Menyikapi fenomena ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal meminta para kader muda yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk berani tampil menjadi jurnalis-jurnalis muda yang bisa mewarnai kanal media sosial dengan informasi yang positif.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua PDM Kendal, Muntoha, di sela kegiatan Pelatihan Desain Grafis dan Jurnalistik yang diselenggarakan PD IPM Kendal bekerjasama dengan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kendal, Sabtu (30/9/2023), SD Muhammadiyah Purin. Sebagai syaratnya, lanjut Muntoha, para kader IPM harus meningkatkan budaya membaca dan menulis sebagai piranti penting menghadapi era digital saat ini.

Baca Juga:50 Prajurit Kodim 0710/Pekalongan Naik PangkatProstitusi Tergusur, Giliran Sejumlah Pedagang Kaki Lima Mangkal

Kemampuan membaca dan menulis ini juga penting sebagai ikhtiar memanfaatkan peluang dan mengasah ketrampilan di bidang desain grafis dan jurnalistik. “IPM sebagai salah satu organisasi yang anggotanya anak-anak muda harus berani tampil sebagai jurnalis yang mumpuni dan terampil dalam menulis berita sehingga mampu menyuguhkan informasi-informasi positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Muntoha seperti dilansir portal kendalmu.or.id pada 2 Oktober 2023.

Menurut Muntoha, anak-anak muda yang berbudaya literasi berdekatan dengan desain grafis dan jurnalistik yang mampu menghasilkan karya dan dapat diinformasikan ke publik. “Sudah saatnya kalian menampilkan karya jurnalistik di media sosial sebagai bentuk partisipasi aktif dan positif di dunia internet,” pesan Muntoha.

Melalui pelatihan ini, lanjut Muntoha, harapannya segera lahir anak-anak IPM yang mampu mengolah dan merangkai kata-kata dalam bentuk tulisan naskah berita sebagai hasil dari liputan kegiatan kemudian diunggah di website yang sudah ada.

Adapun Pelatihan Desain Grafis dan Jurnalistik ini dilaksanakan selama dua hari, Sabtu (30/9/2023) sampai Ahad (1/10/2023). Acara diikuti masing-masing utusan Pimpinan Ranting dan Pimpinan Cabang IPM se Kabupaten Kendal, total sebanyak 32 peserta

Ketua Panitia Pelatihan, Haditstyani Yusuf mengungkapkan, menulis berita yang benar dan baik membutuhkan beberapa hal yang perlu diperhatikan, dan semua itu dapat ditemukan dalam pelatihan jurnalistik dan desain grafis.

0 Komentar