Dan suatu hari, ketika sebuah peluang besar di depan mata, Putri Tanjung dan temannya pun mencoba sebuah peruntungan baru yakni dengan menjajaki bisnis EO namun yang memiliki concern pada penyelenggaraan event sendiri.
Jenis event yang dibidik oleh Putri Tanjung dan temannya adalah event yang sedang booming. Seminar talkshow yang mengundang para pengusaha muda kreatif. Saat itu digandrungi oleh banyak kalangan.
Raditya Dika dan Putri Tanjung serta pembawa acara (Twitter/@BNI)
Lewat acara semacam ini generasi muda bisa mendapatkan manfaat. Salah satunya mendapatkan tips and trik bagaimana menjadi seorang pengusaha yang kreatif dan sukses.
Baca Juga:Wajib Punya, Ini 11 Rekomendasi Baju Blazer Batik KekinianRekomendasi Blazer Batik Modern untuk ke Kantor
Meski terhitung sebagai pemain baru, Putri nyatanya berhasil menyedor animo anak anak muda yang demikian besar saat itu.
Mengemas acara bernuansa inspiratif and entertaining at the same time mampu mengundang 4 narasumber pengusaha muda sukses.
Sebanyak 1500 tiket berhasil ludes terjual. Dengan harga Rp 150.000 saja dan konsep acara berbeda dari yang lain mampu membius pesertanya.
Ditolak 25 perusahaan dan tak sepeserpun modal dari Ayah
Dibalik kecemerlangan hasil yang diraih putri di awal debut bisnis EO-nya. Banyak orang mengira mendapatkan bantuan dari sang ayah.
Seorang gadis yang baru berusia 17 tahun, namun sudah bisa mencari dana sponsor yang terbilang tidak sedikit.
Putri Tanjung tidak mendapatkan satu rupiahpun dana yang dikumpulkan itu dari sang ayah.
Sang ayah bahkan pernah menolaknya mentah-mentah, manakali Putri meminta bantuan pinjaman untuk membayar tagihan sejumlah vendor karena dana sponsor saat itu belum turun.
Baca Juga:Rekomendasi Baju Blazer Wanita Modern dan Simple Buat Kamu yang ingin Tampil Trendi dan ModisHadir Dengan Desain dan Warna Terbaru, Ini Dia Blazer Wanita Modern untuk Tampil Berkelas dan Elegan
Ia ingat betul bagaimana mengetuk satu per satu pintu di tiap kantor. Dari 30 perusahaan yang ia datangi, sebanyak 25 menolak proposal yang diajukannya.
Bekerja tak kenal waktu dan tak kenal batas negara
Putri Tanjung dikenal sebagai sosok remaja yang sangat pekerja keras dan dikatakan sebagai orang yang gila kerja. Selain mengurusi bisnisnya, ia masih menjadi mahasiswa di San Fransisco.
Putri Tanjung sanggup mengatasi kesibukannya dengan sangat baik. Menurutnya kuncinya pandai mengatur skala prioritas kuncinya.
