RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan menggelar Rilis Publikasi dan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026, menekankan pentingnya pemanfaatan data ini sebagai fondasi perencanaan pembangunan ekonomi yang akurat. Kegiatan ini diikuti 50 peserta dari unsur camat, lurah, dan OPD terkait.
Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti, menjelaskan bahwa SE2026 merupakan sensus ekonomi ke-5 yang akan menghasilkan data dasar seluruh kegiatan ekonomi non-pertanian hingga wilayah administrasi terkecil. Pendataan akan berlangsung pada Mei–Juli 2026, mencakup berbagai sektor.
“SE akan kami laksanakan pada tahun 2026. Melalui sosialisasi ini, kami berharap perangkat daerah dan OPD dapat membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kota Pekalongan,” jelasnya.
Baca Juga:Kejari Batang Musnahkan 90 Gram Sabu, 990 Gram Ganja, dan Ribuan Obat Terlarang Perkara 2024–2025Jelang Nataru, Petugas Gabungan Gelar Ramp Check di Terminal Pekalongan Demi Keselamatan Penumpang
Hayu menegaskan, keberhasilan SE2026 sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah, termasuk penguatan koordinasi, publikasi, dan fasilitasi lapangan. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi data di lingkungan OPD, kecamatan, dan kelurahan.
“Kami ingin memastikan bahwa data SE2026 bukan hanya dikumpulkan, tetapi benar-benar digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Ketika OPD memiliki literasi data yang baik, maka perencanaan pembangunan daerah akan semakin terarah dan berkualitas,” ujar Hayu.
BPS berkomitmen terus berkolaborasi agar pelaksanaan SE2026 berjalan lancar dan menghasilkan data ekonomi yang lengkap, mutakhir, dan terpercaya. (nul)
