RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan melalui Satuan Samapta terus mengintensifkan upaya pemberantasan penyakit masyarakat di wilayah hukumnya. Pada Minggu (12/4/2026) malam, petugas kepolisian menggelar razia minuman keras (miras) di dua lokasi berbeda, yakni sebuah warung dan kafe yang beroperasi di Desa Gejlik, Kecamatan Kajen.
Dalam operasi penertiban tersebut, kepolisian mendapati peredaran minuman beralkohol dan berhasil menyita belasan botol miras berbagai merek. Selain mengamankan barang bukti, petugas di lapangan juga memberikan teguran serta pembinaan secara langsung kepada para pemilik tempat usaha.
Kepala Polres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, melalui Kepala Satuan (Kasat) Samapta, AKP Suhadi, menegaskan bahwa razia ini merupakan langkah preventif sekaligus penegakan hukum yang nyata dari kepolisian.
Baca Juga:Gebrakan! Wali Kota Pekalongan Teken MoU, Sampah Bakal Disulap Jadi Listrik Lewat Proyek PSELPimpin Lagi HNSI Batang, Teguh Tarmujo Soroti Sengkarut Tambat Labuh dan Sedimentasi
“Razia ini merupakan kegiatan kepolisian yang dioptimalkan untuk mendukung kondusivitas keamanan wilayah hukum Polres Pekalongan, khususnya dalam menekan peredaran minuman keras dan potensi gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Suhadi saat memberikan keterangan.
Lebih lanjut, Suhadi merinci total barang bukti yang berhasil disita dari kedua lokasi tersebut mencapai 19 botol miras. Rinciannya meliputi 6 botol Beer Anker ukuran besar, 6 botol Anggur Orang Tua ukuran kecil, 2 botol Anggur Hijau Kawa-Kawa, 3 botol Beer Bintang ukuran besar, serta 2 botol Soju Daebak ukuran kecil.
Seluruh barang sitaan tersebut kini telah diamankan dan dibawa ke Markas Polres Pekalongan guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Suhadi memastikan bahwa kepolisian akan terus merutinkan operasi dan patroli serupa demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk bersikap proaktif dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum di lingkungan masing-masing. (had)
