RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0710/Pekalongan menyelenggarakan Latihan Teknis Teritorial (Latnister) Triwulan II Tahun 2026. Pelatihan ini merupakan agenda krusial dari program kerja rutin satuan kewilayahan yang mulai digulirkan pada Selasa (14/4/2026).
Kegiatan pembekalan ini dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 0710/Pekalongan, Kapten Cpl Riswiharno. Sebanyak 20 personel penyelenggara diturunkan untuk menggembleng 50 peserta yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari jajaran Koramil setempat.
Menurut rencana, program pemantapan ini akan dilangsungkan selama lima hari penuh. Fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknis teritorial prajurit, khususnya dalam aspek Pembinaan Teritorial (Binter).
Baca Juga:Tragis! Senggol Penyapu Jalan, Karyawan KIK Tewas Terlindas Truk di Pantura KendalJangan Dipasrahkan Selamanya! Dinsos Pekalongan Minta Keluarga Berperan Aktif Pulihkan ODGJ, Semua Gratis
Para peserta disuguhkan materi ketatalaksanaan Binter yang komprehensif. Materi tersebut meliputi teknik pengumpulan data teritorial, analisis kejadian melalui tabulasi data dan klasifikasi wilayah, hingga perumusan rencana kegiatan beserta penyusunan laporan Binter yang akurat.
Pembekalan Sistem Perencanaan Wilayah
Selain materi dasar teritorial, ke-50 Babinsa ini juga dibekali dengan ilmu Sistem Perencanaan dan Pengendalian (Sisrendal) Binter.
Beberapa poin krusial yang diajarkan mencakup penyusunan petunjuk teritorial, Analisis Potensi Wilayah (Anpotwil), Analisis Potensi Pertahanan (Anpothan), penyusunan Rencana Kegiatan Binter (Renbinter), Telaahan Binter (Telbinter), serta Pelaksanaan Program Binter (Progbinter).
Kapten Cpl Riswiharno selaku Komandan Latihan menegaskan, agenda strategis ini bertujuan untuk merawat sekaligus mendongkrak kemampuan teknis prajurit kewilayahan agar semakin cakap saat bertugas di lapangan.
“Latnister ini juga menjadi sarana untuk memperkuat profesionalisme aparat teritorial dalam menjalankan fungsi pembinaan wilayah serta menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah binaan,” ujar Riswiharno saat memberikan arahan.
Melalui pelatihan yang sistematis ini, jajaran Babinsa Kodim 0710/Pekalongan diharapkan semakin tangguh dan responsif dalam menghadapi dinamika sosial serta mampu menjadi ujung tombak pertahanan di wilayah binaannya masing-masing. (way)
