RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Pantura Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Selasa (14/4/2026) pagi. Seorang karyawan Kawasan Industri Kendal (KIK) tewas mengenaskan di lokasi kejadian usai terlindas truk lantaran hilang kendali setelah menyenggol seorang penyapu jalan.
Korban tewas diketahui bernama Wahyu Kurniawan, warga Desa Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak.
Kepala Unit (Kanit) Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Kepolisian Resor (Polres) Kendal, M Heru Ardiantoro, membenarkan adanya insiden fatal tersebut.
“Iya, korban meninggal dunia,” ujar Heru saat dimintai konfirmasi.
Baca Juga:Jangan Dipasrahkan Selamanya! Dinsos Pekalongan Minta Keluarga Berperan Aktif Pulihkan ODGJ, Semua GratisPemkab Batang Siap Batasi Akses Media Sosial Anak, Lindungi dari Cyberbullying dan Konten Negatif
Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan bermula saat Wahyu mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max berpelat nomor H 5962 AHE, melaju dari arah Semarang menuju Kendal. Setibanya di lokasi, laju motor korban diduga oleng akibat kurang konsentrasi.
Nahas, motor tersebut menyenggol seorang petugas penyapu jalan bernama Rohmad Riyono, warga Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, yang saat itu tengah membersihkan area taman di dekat pembatas jalan lajur kanan.
Senggolan tersebut membuat Wahyu terkejut dan kehilangan kendali atas kendaraannya. Sepeda motornya seketika berpindah ke lajur kiri secara tiba-tiba.
Pada saat yang bersamaan, sebuah truk bermuatan sapi bernomor polisi DK 8956 VB yang dikemudikan oleh I Made Darsana, warga Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, melaju dari arah yang sama. Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi truk tidak sempat menghindar, sehingga tubuh korban terlindas ban belakang kendaraan berat tersebut.
“Korban melaju dari arah Semarang ke Kendal, diduga kurang konsentrasi lalu menyenggol penyapu jalan dan kehilangan kendali,” jelas Heru memaparkan rentetan kejadian.
Diduga Kelelahan Akibat Shift Malam
Lebih lanjut, Heru memastikan bahwa petugas kebersihan di lokasi kejadian sebenarnya telah menerapkan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Rambu peringatan adanya aktivitas pekerjaan juga telah terpasang dengan baik. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian dan kondisi fisik pengendara motor yang tidak prima.
“Korban diduga kelelahan karena sebelumnya bekerja malam dan hendak menggantikan shift pagi rekannya,” tambah Heru mengungkap dugaan sementara.
