Berebut Kursi Sekda Kendal: Empat Kandidat Lolos Administrasi dan Siap Ikuti Uji Kompetensi di Solo

Berebut Kursi Sekda Kendal, Empat Kandidat Lolos Administrasi dan Siap Ikuti Uji Kompetensi di Solo
ABDUL GHOFUR SELEKSI SEKDA - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari didampingi sejumlah pejabat memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan seleksi terbuka jabatan Sekda Kendal, Kamis (16/4/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Proses seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal kini memasuki babak krusial. Dari puluhan pejabat yang sempat menunjukkan minat, hanya empat kandidat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melaju ke tahap uji kompetensi atau asesmen.

Keempat kandidat tersebut adalah Penjabat (Pj) Sekda Kendal Agus Dwi Lestari, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ardhi Prasetyo, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Wahyu Yusuf Achmadi, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Achmad Ircham Chalid.

Tahap asesmen dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 17–18 April 2026, bertempat di Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga:Asyik Nongkrong Saat Jam Belajar, Puluhan Pelajar SMA Terjaring Razia Satpol PP di PetungkriyonoMenggemaskan! Puluhan Anak TK Serbu Guest House, Bunda PAUD Pekalongan Ajarkan Adab Bertamu

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengungkapkan bahwa pada awal masa penjaringan, terdapat lima pejabat yang resmi mendaftarkan diri. Namun, satu pendaftar dinyatakan gugur karena tidak memenuhi kriteria administrasi yang ditetapkan.

“Sesuai dengan peraturan Menteri Aparatur Negara, pendidikan Pak Hudi tidak sesuai,” ujar Dyah Kartika saat memberikan keterangan, Kamis (16/4/2026). Adapun pejabat yang tidak lolos tersebut adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo.

Perpanjangan Masa Pendaftaran

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPSDM) Kendal, Abdul Basir, menjelaskan bahwa tingginya minat awal para pejabat ternyata tidak berbanding lurus dengan jumlah pengembalian berkas pendaftaran.

Tercatat ada 25 pejabat yang sempat mengambil formulir, namun pada tahap pertama hanya dua orang yang mengembalikan berkas. Kondisi ini memaksa panitia seleksi melakukan perpanjangan pendaftaran sebanyak dua kali guna memenuhi syarat minimal jumlah peserta.

“Karena belum memenuhi syarat minimal tiga peserta, maka dilakukan perpanjangan pendaftaran sebanyak dua kali. Setelah perpanjangan kedua, total pendaftar menjadi lima orang,” tutur Abdul Basir.

Setelah melalui verifikasi berkas, tersisa empat kandidat yang akan mengikuti tes asesmen di Solo. Pemilihan lokasi tes di Solo dilakukan karena panitia seleksi bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS).

“Tes dilaksanakan di Solo karena asesmennya bekerja sama dengan UNS,” tambahnya.

Baca Juga:Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Pekalongan Siapkan Sosialisasi Masif ke Pelaku UsahaCegah Tawuran, Polres Pekalongan Kota Rangkul Gen Z Lewat Turnamen Mobile Legends, Tim Difabel Tampil Memukau

Sebagai informasi, jabatan Sekda Kendal telah kosong secara definitif sejak 1 Oktober 2024 setelah pejabat sebelumnya, Sugiono, memasuki masa purna tugas. Guna menjaga roda pemerintahan tetap berjalan, Agus Dwi Lestari ditunjuk sebagai Pj Sekda sejak 14 Oktober 2024 hingga saat ini. Melalui seleksi ini, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap dapat segera memperoleh sosok Sekda definitif yang kompeten untuk memimpin birokrasi daerah. (fur)

0 Komentar