Seleksi Akhir Paskibraka Kendal, 165 Pelajar Jalani Tes Kepribadian dan Rekam Jejak Digital

Seleksi Akhir Paskibraka Kendal, 165 Pelajar Jalani Tes Kepribadian dan Rekam Jejak Digital
ABDUL GHOFUR WAWANCARA - Peserta calon Paskibraka Kabupaten Kendal mengikuti tes wawancara dalam tahapan seleksi akhir di Stadion Utama Kebondalem, Rabu (15/4/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Proses penjaringan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kendal tahun 2026 kini telah memasuki babak akhir. Sebanyak 165 pelajar sekolah menengah mengikuti tahapan penentu berupa tes kepribadian yang diselenggarakan di Stadion Utama Kebondalem, pada Rabu (15/4/2026).

Ratusan peserta tersebut harus bersaing ketat untuk memperebutkan 70 kuota terbaik. Nantinya, kandidat yang terpilih akan mengemban tugas negara pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Nattaya Kenenza, yang turut hadir bertindak sebagai juri kehormatan, menyampaikan bahwa tes kepribadian ini dirancang untuk menyaring kandidat dengan karakter unggul. Kriteria utama yang dicari meliputi kedisiplinan, kepercayaan diri, ketahanan mental, serta kemampuan berkolaborasi dalam sebuah tim.

Baca Juga:Modernisasi Pertanian Kendal: Petani Gondoharum Tinggalkan Krombong, Beralih ke Gerobak AngkongAsyik Nongkrong Saat Jam Belajar, Puluhan Pelajar SMA Terjaring Razia Satpol PP di Petungkriyono

“Peserta harus mengedepankan kerja sama tim daripada ego pribadi. Kekompakan menjadi hal yang sangat penting,” ujar Nattaya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa indikator penilaian tidak sebatas pada interaksi kepribadian secara tatap muka. Tim seleksi juga mendalami aspek minat dan bakat, serta menelusuri rekam jejak digital tiap peserta di ranah media sosial guna mendapatkan profil karakter yang komprehensif.

Uji Wawasan Kebangsaan dan Integritas

Pada kesempatan yang sama, panitia pelaksana memaparkan bahwa sesi wawancara ini menitikberatkan pada pengujian pemahaman ideologi negara, wawasan kebangsaan, serta motivasi personal para peserta. Selain itu, wawasan peserta mengenai potensi wilayah Kabupaten Kendal juga turut menjadi materi uji.

“Integritas menjadi poin penting dalam penilaian. Kami juga memantau rekam jejak digital peserta di media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram untuk memastikan tidak ada keterkaitan dengan paham radikal atau organisasi terlarang,” jelas perwakilan panitia seleksi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando, mengonfirmasi bahwa rangkaian tes kepribadian di tahap pamungkas ini sangat terukur, mencakup wawancara mendalam, penelusuran minat dan bakat, hingga tes psikologi (psikotes).

“Peserta akan diwawancarai terkait ideologi, wawasan kebangsaan, motivasi, serta potensi yang dimiliki masing-masing,” kata Alfebian.

Sebagai informasi, nilai dari serangkaian tes kepribadian ini akan diakumulasikan dengan perolehan nilai dari tahapan seleksi sebelumnya untuk menentukan peringkat akhir. Dari 165 peserta yang terdiri atas 110 pelajar laki-laki dan 55 perempuan, panitia hanya akan meloloskan 70 orang, dengan rincian 38 laki-laki dan 32 perempuan.

0 Komentar