Sempat Alot! Lapak Pedagang di Sorogenen Ditertibkan, Pemkot Siapkan Relokasi ke 3 Pasar

Sempat Alot! Lapak Pedagang di Sorogenen Ditertibkan, Pemkot Siapkan Relokasi ke 3 Pasar
WAHYU HIDAYAT DITERTIBKAN – Lapak-lapak pedagang di kawasan eks Pasar Darurat Sorogenen ditertibkan oleh Satpol P3KP Kota Pekalongan, Sabtu (18/4/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Suasana di kawasan eks Pasar Darurat Sorogenen, Kota Pekalongan, mendadak memanas! Lapak-lapak pedagang yang selama ini berdiri di kawasan tersebut akhirnya ditertibkan oleh tim gabungan Satpol P3KP Kota Pekalongan dalam operasi dua hari, mulai Jumat (17/4/2026) hingga Sabtu (18/4/2026).

Operasi besar-besaran ini melibatkan lintas instansi, mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dindagkop-UKM, hingga jajaran aparat Kecamatan Pekalongan Utara dan Timur. Tim langsung dikomandoi oleh Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pekalongan, Sugiyo.

Di hari kedua eksekusi, urat saraf sempat menegang. Kehadiran LSM Pejuang 24 yang pasang badan mendampingi para pedagang membuat suasana alot. Mereka meminta pembongkaran disetop sementara demi membuka ruang dialog. Buntutnya, rombongan pedagang pun menggeruduk kantor Satpol PP untuk menuntut kejelasan nasib barang dagangan mereka yang disita.

Baca Juga:Tawuran Gangster Pecah di Permukiman Ngilir Kendal, Satu Warga Terluka Terkena Sabetan SajamWawalkot Balgis Rombak BP4 Pekalongan: Bukan Cuma Ceramah Pranikah, Siap Dampingi Pasutri Cegah Cerai!

Ketua DPP LSM Pejuang 24, Teguh Hadi Santoso, blak-blakan menyatakan tidak anti terhadap penegakan Peraturan Daerah (Perda), namun ia menuntut keadilan yang merata.

“Kalau aturan ditegakkan, harus berlaku untuk semua. Jangan sampai pedagang kecil saja yang ditertibkan, sementara di tempat lain dibiarkan,” seru Teguh tegas.

Bukan Penggusuran, Tapi Penataan!

Merespons riuhnya protes tersebut, Asisten II Setda Kota Pekalongan, Sugiyo, langsung meluruskan persepsi. Ia menegaskan bahwa langkah ini murni penataan, bukan penggusuran sepihak yang mencekik rakyat kecil.

“Ini bukan penggusuran. Pedagang tidak diusir, tetapi ditata dan diberikan solusi melalui relokasi ke pasar yang lebih representatif,” jelas Sugiyo meredam kepanikan.

Menurutnya, kawasan eks Pasar Sorogenen itu nantinya akan disulap menjadi ruang terbuka hijau alias Taman Kota yang bisa dinikmati seluruh warga Pekalongan. Berdasarkan data Dindagkop-UKM, ada 79 pedagang yang tercatat akan segera dipindahkan.

Pemkot Siapkan 3 Pasar dan Armada Gratis

Lalu, ke mana para pedagang ini akan dipindah? Pemkot tak lepas tangan! Mereka telah menyiapkan tiga lokasi strategis, yakni Pasar Anyar, Pasar Podosugih, dan Pasar Kraton yang masih memiliki kuota lapak.

“Penempatannya tidak dalam satu titik. Pedagang akan disebar sesuai kapasitas pasar agar tidak menumpuk,” beber Sugiyo. Bahkan, Pemkot sudah menyiagakan armada angkutan gratis untuk membantu pedagang memindahkan barang-barangnya.

0 Komentar