Tawuran Gangster Pecah di Permukiman Ngilir Kendal, Satu Warga Terluka Terkena Sabetan Sajam

Tawuran Gangster Pecah di Permukiman Ngilir Kendal, Satu Warga Terluka Terkena Sabetan Sajam
ABDUL GHOFUR TUNJUKKAN LOKASI - Seorang warga menunjukkan lokasi gang di Jalan Dewi Shinta, Kelurahan Ngilir, Kendal, yang menjadi titik masuk dua kelompok gangster saat tawuran pada Minggu (19/4/2026) dini hari.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Aksi tawuran brutal yang melibatkan dua kelompok gangster pecah dan merangsek masuk ke area permukiman warga di Jalan Dewi Shinta, Kelurahan Ngilir, Kabupaten Kendal, pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Insiden mencekam yang terekam kamera ponsel warga tersebut mengakibatkan satu orang terluka akibat sabetan senjata tajam (sajam).

Bentrokan ini bermula dari aksi kejar-kejaran di jalan raya. Salah satu kelompok yang terdesak kemudian melarikan diri ke dalam gang permukiman padat penduduk. Suasana kampung yang sebelumnya sepi dan tenang seketika berubah mencekam oleh suara gaduh serta aksi saling serang menggunakan sajam dan balok kayu.

“Saya lagi nongkrong di pinggir jalan, tiba-tiba lihat dua kelompok tawuran saling serang. Salah satunya kalah lalu dikejar masuk ke kampung,” ujar seorang saksi mata bernama Irul di lokasi kejadian.

Baca Juga:Wawalkot Balgis Rombak BP4 Pekalongan: Bukan Cuma Ceramah Pranikah, Siap Dampingi Pasutri Cegah Cerai!Batal Bangun Gedung DPRD demi Jalan, Plt Bupati Pekalongan Minta Kades Jaga Kondusivitas Jelang Pilkades

Ia menjelaskan bahwa pertikaian berlangsung dalam jarak dekat dengan menggunakan benda-benda berbahaya di saat mayoritas warga tengah terlelap.

“Keduanya saling serang, ada yang bawa senjata tajam dan kayu. Kejadiannya sekitar jam 03.00 WIB, warga masih pada tidur,” tegas Irul menambahkan.

Warga Jadi Korban dan Kaca Rumah Pecah

Selain memicu kepanikan massal, aksi anarkistis ini menyebabkan kerusakan fasilitas. Lemparan batu di tengah tawuran membuat sejumlah kaca jendela rumah warga pecah berantakan. Nahasnya, niat baik seorang warga untuk melerai pertikaian justru berujung petaka.

“Ada warga yang kena sabetan saat mencoba melerai, langsung dibawa ke rumah sakit,” jelas Irul. Korban saat ini telah dilarikan ke RSUD dr. H. Soewondo Kendal untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Situasi baru dapat dikendalikan setelah aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Warga setempat yang geram juga sempat mengamankan satu pemuda yang diduga kuat terlibat dalam tawuran tersebut sebelum diserahkan kepada pihak berwajib.

Kepala Subseksi (Kasubsi) Humas Polres Kendal, Deni Herawan, mengonfirmasi kebenaran insiden berdarah tersebut. Ia juga membenarkan bahwa video rekaman amatir bentrokan tersebut telah beredar luas di berbagai platform media sosial.

“Memang benar terjadi tawuran di permukiman warga Ngilir. Aksinya terekam dan viral,” kata Deni.

0 Komentar