Waduh! Harga Sapi Kurban di Kendal Naik 15 Persen Jelang Idul Adha, Lapak Pedagang Tetap Diserbu Warga

Waduh! Harga Sapi Kurban di Kendal Naik 15 Persen Jelang Idul Adha, Lapak Pedagang Tetap Diserbu Warga
ABDUL GHOFUR KEBUTUHAN KURBAN - Pemilik kandang sapi, Qomarudin Abas, pada Sabtu (25/4/2026), menyatakan siap melayani kebutuhan hewan sapi untuk kurban Idul Adha 1447 H.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Bikin kaget! Jelang perayaan Idul Adha, harga hewan kurban jenis sapi di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah mendadak meroket tajam! Meski harganya bikin geleng-geleng kepala karena naik hingga 15 persen, lapak para pedagang nyatanya tetap diserbu pembeli yang tak mau kehabisan stok.

Abas Komarudin, salah satu pedagang sapi di Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel, membenarkan fenomena ini. Menurutnya, lonjakan pesanan sudah sangat terasa sejak beberapa pekan terakhir. Meski begitu, ia jujur mengakui ada sedikit penurunan pasokan dibanding tahun lalu sebagai imbas dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat meneror peternak.

“Pasokan tahun ini berkurang dibanding tahun lalu, tapi harga justru naik sekitar 15 persen,” tegas Abas membongkar kondisi pasar saat ditemui langsung di kandangnya.Stok 50 Ekor Sapi, Dijamin Sehat Tanpa Pakan Campuran!

Baca Juga:Tangis Haru Pecah di Batang, Jenazah ART Remaja yang Tewas Tragis di Jakarta Tiba di Kampung HalamanTunggu Juknis Pusat, PPPK Kendal Segera Diterjunkan Perkuat Koperasi Merah Putih

Meski pasokan menipis, Abas tak kehabisan akal. Saat ini, ia telah menyiagakan sekitar 50 ekor sapi montok di lapaknya. Harganya? Dipatok bervariasi mulai dari Rp23 juta sampai Rp30 juta per ekor!

Abas pun berani menggaransi seratus persen bahwa ternaknya dalam kondisi super bugar. Sapi-sapinya dirawat murni dengan pakan alami, tanpa campuran aneh-aneh seperti bekatul atau ampas tahu yang kerap dipakai untuk menggemukkan sapi secara instan.

Warga Tetap Antusias Patungan Beli Sapi

Kenaikan harga ini rupanya sama sekali tak menyurutkan niat mulia warga untuk beribadah. Samiyo Puspito, salah seorang pembeli setia, mengaku baru saja memborong tiga ekor sapi seharga Rp26,5 juta per ekor untuk disembelih di Mushola Baitul Muslimin.

“Kami sudah tiga kali beli di sini, dan sapinya selalu sehat,” puji Samiyo yang mengaku puas dengan kualitas sapi dagangan Abas.Usut punya usut, pembelian sapi bernilai puluhan juta ini dilakukan secara patungan alias urunan oleh tujuh orang agar kantong tak terlalu jebol. Tiap tahunnya, rombongan Samiyo memang rutin menyembelih tiga hingga enam ekor sapi ditambah beberapa ekor kambing.

“Semoga semakin banyak yang berqurban, agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” harapnya menutup obrolan.Melihat antusiasme dan daya beli warga yang luar biasa tinggi ini, para pedagang hewan kurban di Kendal makin optimis penjualan mereka bakal terus meroket hingga puncak perayaan Idul Adha mendatang! (fur)

0 Komentar