Mantap! Rutan Pekalongan Hadiahkan Gerobak Usaha Buat Istri Mantan Napi Agar Bangkit Mandiri

Mantap! Rutan Pekalongan Hadiahkan Gerobak Usaha Buat Istri Mantan Napi Agar Bangkit Mandiri
ISTIMEWA BANTUAN – Rutan Kelas IIA Pekalongan menyerahkan bantuan sosial berupa gerobak usaha untuk keluarga mantan warga binaan.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Aksi luar biasa dan bikin haru datang dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan! Dalam rangka menyemarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, pihak Rutan tak sekadar menggelar acara seremonial, tapi langsung tancap gas memberikan aksi nyata yang menyentuh urat nadi perekonomian warga.

Tak main-main, Rutan Pekalongan secara cuma-cuma menyalurkan bantuan sosial berupa satu unit gerobak usaha! Bantuan super bermanfaat ini diberikan langsung kepada keluarga mantan warga binaan (narapidana) di lapangan apel Rutan Pekalongan, Senin (27/4/2026).

Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, turun gunung langsung menyerahkan ‘modal bangkit’ tersebut kepada Nur Niswatun Nafiah. Ia adalah istri dari Wahyono Hadi, seorang mantan narapidana yang kini menetap di Kelurahan Panjang Wetan, Kota Pekalongan.

Baca Juga:Pecah! Istri Wabup Kendal Pimpin Ratusan Pelajar & ASN Menari Massal Rayakan Hari Tari Dunia 2026Terapkan Efek Seni dan Caption Gambar dengan Mudah Menggunakan AI Photo Combiner

“Melalui semangat pemasyarakatan yang inklusif, kami menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan ekonomi, khususnya bagi keluarga warga binaan dan mantan warga binaan,” ungkap Nanang membeberkan tujuan mulia program ini.Bukan Cuma Simbolis, Tapi Modal Tancap Gas Merintis Usaha!

Lebih lanjut, Nanang menegaskan bahwa pemberian gerobak usaha ini bukanlah sekadar ajang foto-foto atau penyerahan simbolis semata. Ini adalah bentuk komitmen Rutan dalam membina kemandirian mantan napi agar bisa merintis usaha mikro di sektor informal.

“Ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk nyata dukungan agar mereka bisa bangkit dan mandiri secara ekonomi. Harapannya, gerobak ini menjadi awal usaha produktif,” tegas Nanang blak-blakan.Pria nomor satu di Rutan Pekalongan ini juga memastikan bahwa tanggung jawab pemasyarakatan tak lantas putus saat napi menghirup udara bebas. Proses pembinaan terus berlanjut hingga mereka benar-benar diterima dan bisa berbaur kembali (reintegrasi sosial) di tengah-tengah masyarakat tanpa stigma negatif.

Istri Mantan Napi Terharu

Mendapat kejutan bantuan gerobak usaha secara gratis, Nur Niswatun Nafiah tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan harunya. Ia merasa bantuan modal ini bak oase di tengah padang pasir untuk kembali menyambung hidup dan membuka peluang usaha bagi keluarganya.

0 Komentar