Gelar Seminar Kewirausahaan, MES Pekalongan Angkat Tema Menyelaraskan Keuntungan dan Kelestarian Lingkungan

MES Pekalongan
PD Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pekalongan bekerjasama dengan FEBI UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan dan IAEI Komisariat UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan bertema “The Future of Business: Menyelaraskan Profit, Manusia dan Planet”.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – PD Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pekalongan bekerjasama dengan FEBI UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan dan IAEI Komisariat UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan bertema “The Future of Business: Menyelaraskan Profit, Manusia dan Planet” Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Grand Lecture Theater Lantai 3 Gedung Laboratorium Rektorat UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ini menjadi wadah diskusi strategis mengenai arah perkembangan dunia bisnis yang semakin menekankan aspek keberlanjutan.

Seminar dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta berbagai tamu undangan yang berasal dari lembaga filantropi, lembaga wakaf, lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS).

Kegiatan seminar menghadirkan dua narasumber yaitu Owner Batik Pesisir, H. Failasuf dan akademisi FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. Hj. Susminingsih, M.Ag.. Jalannya diskusi dipandu oleh moderator Owner Onty Cake, Trias Wahyu Aditiya.

Baca Juga:Momentum Hari Lahir Pancasila, Jasa Raharja Perkuat Peran sebagai Wujud Kehadiran NegaraMaknai Semangat Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Berbagi Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

Ketua Panitia Kegiatan, Hj. Rinda Asytuti, M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua I PD Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pekalongan dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini memiliki relevansi yang sangat tinggi dengan tantangan bisnis kontemporer. Menurutnya, perkembangan dunia usaha saat ini menuntut adanya paradigma baru yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial bisnis.

Rinda menegaskan bahwa tema yang diangkat dalam seminar ini diharapkan dapat memberikan arah baru bagi pelaku usaha, akademisi, dan generasi muda dalam membangun model bisnis masa depan. “Konsep bisnis yang menyelaraskan profit, manusia, dan planet dipandang sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutur Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) UIN Gus Dur tersebut.

Dekan FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Dr. H. AM. Muh. Khafids, M.S., M.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif terhadap pelestarian lingkungan. Beliau menyampaikan bahwa sudah saatnya seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan tinggi, memperlakukan alam secara lebih ramah melalui berbagai perilaku yang mendukung kelestarian lingkungan. Menurutnya, tanggung jawab menjaga alam merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai moral dan spiritual yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar