RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di kawasan pusat kota Kendal. Sebuah mobil boks dengan nomor polisi H 8251 HG mengalami ringsek parah usai menghantam pembatas jalan di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di area Alun-alun Kendal, pada Kamis (7/5/2026) siang.
Kecelakaan ini diduga kuat bermula saat pengemudi mobil niaga tersebut bermanuver mendadak untuk menghindari sepeda motor yang melaju di depannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, arus lalu lintas saat itu tengah ramai. Mobil boks yang sedang melaju tiba-tiba oleng. Sopir diduga panik dan kehilangan kendali saat berusaha menghindari pengendara motor yang melakukan pengereman mendadak. Akibatnya, kendaraan tersebut menabrak median jalan dengan sangat keras.
Baca Juga:Investasi Triliunan di KEK Kendal, Gubernur Jateng Minta Investor Utamakan Tenaga Kerja LokalPenuhi Hak Pendidikan Napi, Lapas Pekalongan Gandeng SKB Gelar Program Kejar Paket
Benturan hebat itu menyebabkan bagian depan kabin mobil ringsek parah. Sang sopir nahas bahkan sempat terjepit di dalam pintu kemudi, membuat proses evakuasi di lokasi kejadian berlangsung dramatis.
“Mobil boks menghindari sepeda motor yang rem mendadak, lalu langsung menabrak pembatas jalan,” ujar Ugi, salah seorang saksi mata yang melihat langsung insiden tersebut.Proses Evakuasi Berjalan Cepat
Menerima laporan kecelakaan, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepolisian Resor (Polres) Kendal bergegas menerjunkan personel ke lokasi. Petugas langsung membagi fokus untuk mengevakuasi korban yang terjepit sekaligus mengamankan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan panjang di kawasan alun-alun.
Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, pengemudi mobil boks tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan dari kabin. Korban langsung dilarikan menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soewondo Kendal untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sekretaris Satpolkar Kabupaten Kendal, Iwan Muhtadi, memaparkan bahwa kelancaran proses evakuasi korban yang terjepit sangat terbantu oleh dukungan peralatan penyelamatan (rescue) terbaru yang dimiliki oleh tim di lapangan.
“Kami baru memiliki alat rescue yang sangat membantu dalam penanganan kecelakaan, terutama saat korban dalam kondisi terjepit di kendaraan,” tegas Iwan.
Menurutnya, ketersediaan sarana pendukung tersebut menjadi faktor vital untuk menunjang efektivitas penanganan situasi gawat darurat, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.
